Semarang,MediaJateng.net – Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret kemarin, menjadi hari untuk memperingati keberhasilan perempuan di bidang ekonomi, politik dan sosial.

Perlawanan mengenai kondisi kerja pada abad 20 dimana para buruh perempuan merasakan kondisi kerja yang buruk dan gaji yang sangat rendah ini menjadi titik balik kebangkitan kesadaran berserikat bagi para pekerja perempuan.

Aston Hotel Semarang & Convention Center ingin juga memberikan penghargaan bagi para karyawan perempuan baik staff, daily worker ataupun para training. ” Beberapa acara telah dirangkai guna memanjakan para karyawan perempuan, dimulai di hari Senin, 7 Maret 2016 diadakan Beauty Class dan Make Over,” kata Amanda Rosalina Ardine Assistant Public Relation Manager Aston Semarang.

Pada kesempatan itu, ratusan karyawan perempuan diajarkan bagaimana menggunakan dandanan dengan benar yang nantinya dijadikan acuan grooming saat bekerja. Selain itu kegiatan beauty class ini juga bertujuan untuk memfasilitasi para perempuan yang identik dengan kecantikan dan tidak bisa jauh dari alat make up. ” Terlebih sebagai seorang hotelier, dimana penampilan merupakan salah satu poin penting dalam bekerja,” ungkapnya.

Management Aston Semarang juga ingin memberikan persembahan untuk para karyawan perempuan dengan mengadakan High Tea Time. Pada dasarnya High Tea Time merupakan budaya minum teh di sore hari yang biasa dilakukan oleh para bangsawan Inggris.

Budaya ini sudah ada sejak tahun 1800-an dengan menonjolkan ciri khasnya yaitu penyajian teh dengan camilan-camilan kecil yang disusun di nampan lapis tinggi atau three tier. Karena High Tea Party lebih keurusan gaya hidup, maka segala sesuatunya tampil begitu cantik. Mulai dari peralatan minum teh seperti cangkir hingga taplak meja serta tentu nya para wanita yang berpenampilan cantik pula.

” Tradisi ini lebih sebagai ajang bertemu dan bersosialisasi. Selain juga menjadi jeda mengisi perut diantara jam makan siang dan makan malam,” jelasnya.

Sementara itu, para karyawan laki-laki yang sebelumnya sudah diberikan pengarahan mengenai High Tea etika, diikut sertakan untuk memeriahkan hari perempuan internasional dengan menjadi butler yang melayani para perempuan dalam acara High Tea Party.

” Disini para karyawan perempuan berhenti sejenak dari segala aktivitas yang berhubungan dengan pekerjaan dan menikmati sajian yang telah di sediakan oleh pihak hotel dan para karyawan diajarkan tata cara meminum teh yang baik dan benar dalam tradisi High Tea Party,” pungkasnya. (MJ.069)

2 KOMENTAR

  1. It is perfect time to make a few plans for the long run and it’s
    time to be happy. I’ve learn this put up and if I could I want to suggest you some
    interesting things or advice. Maybe you can write subsequent articles relating to this article.
    I desire to learn even more things approximately it!

Comments are closed.