GROBOGAN, Mediajateng.net – Sejumlah perusahaan transportasi pariwisata di Kabupaten Grobogan diperiksa. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kejadian tragedy studi tur SMP 1 Pulokulon tak lagi terjadi.

Kegiatan pemeriksaan tersebut dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Grobogan Ipda Joko Susilo dan didampingi lima personil Sat Lantas serta Paur Kes Polres Grobogan Ipda Hardono. Salah satu titik pemeriksaan dilakukan di PO Suka Damai Armada, Jalan Gajah Mada Purwodadi, kemarin.

‘’Kegiatan ini merupakan bentuk evaluasi dari kejadian yang menimpa SMP 1 Pulokulon yang mengalami kecelakaan di Tol Kanci-Pejagan Brebes. Kami lakukan pemeriksaan agar kejadian tersebut tak lagi terjadi di Kabupaten Grobogan,” kata Ipda Joko Susilo.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran sat lantas Polres Grobogan memeriksa empat armada bus yang siap beroperasi di dalam lokasi parkir. Bus tersebut diperiksa kelayakannya, mulai dari sistem pengereman, sinyal indikator, penerangan, hingga alat kedaruratan di dalam bus.

Tak hanya itu, petugas juga memeriksa masa berlaku surat uji kir. Di samping itu, empat sopir bus dan empat kru bus juga diperiksa kesehatannya. Mereka juga menjalani tes urine untuk mengetahui apakah terdapat kandungan narkoba atau zat berbahaya lainnya. Dari hasil pemeriksaan tersebut sejumlah kendaraan dinyatakan layak beroperasi.

Sementara, di pemeriksaan kesehatan, dua kru dinyatakan memiliki tekanan darah rendah. Di kesempatan itu, mengimbau pengusaha bus untuk memperhatikan aspek keselamatan kendaraan dan izin operasionalnya demi keselamatan di jalan. Seperti diketahui sebelumnya sejumlah kecelakaan lalu lintas.

‘’Ketika harus mendahului, perhatikan pandangan depan harus benar-benar bebas. Jangan bermain ponsel saat mengemudi, berbicara seperlunya, dan jangan bergurau,” katanya. (Ag-MJ)

1 KOMENTAR

Comments are closed.