SEMARANG, Mediajateng.net – Apudin, (49), warga Jalan Masjid Istiqomah, RT 008/RW008, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, pengemudi truck BG 8485 HB, bermuatan scaffolding, yang mengalami rem blong dan menghantam delapanobil dan tiga sepeda motor hingga mengakibatkan satu tewas telah ditetapkan sebagai tersangka.

Hal ini disampaiakan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Effendi menanggapi proses hukun pengemudi truk yang mengalami Rem blong di turunan Silayur, Ngaliyan Selasa (29/11). Penetapan ini menurut Catur setelah memeriksa sejumlah saksi yang mengetahui insiden tersebut.

“Sudah ditetapkan Tersangka, dan langsung ditahan. Untuk kernet sementara masih saksi,” ujar Catur saat ditemui di Mapolrestabes Rabu (30/11).

Lanjut Catur, selain menetapkan sopir truck sebagai tersangka dan menahanya, penyidik laka lantas juga melakukan pengecekan terkait kondisi truck itu

“Kita cek kendaraan (truck) apakah layak jalan, terutama kondisi Rem saat peristiwa kecelakaan kemarin. Pihaknya juga mendatangkan saksi ahli dari instansi terkait dalam hal ini Dishubkominfo, untuk memastikan penyebab kecelakaan itu,” imbuh Catur.

Seperti diberitakan Mediajateng.net kemarin sebuah kecelakaan beruntun terjadi di turunan Silayur Jl Prof Hamka, Ngaliyan kota Semarang yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor beat H-4221-SQ, Yuni Purnama Sari (43)) warga, Perum Bukit Silayur Permai blok  b/6 Ngaliyan, kota Semarang. Yuni tewas setelah sebelumnya ditabrak oleh truck saat akan menjemput anak tetangganya di SD Ngaliyan. (MJ-303)