DEMAK, Mediajateng.net – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabuten Demak, mendorong agar Pemerintah Kabupaten Demak pro terhadap investasi di Kota Wali. Hal itu dikatakan oleh M Ilyas, Ketua Apindo Demak, seusai rapat kerja Dewan Pimpinan Kabupaten Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Demak di Kampung laut, Semarang, Sabtu (21/4).

Menurutnya, Apindo Demak akan terus berupaya meningkatkan peran serta dalam memberikan rumusan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah dengan sasaran kata kunci utama, yaitu iklim investasi melalui penyelarasan berbagai faktor pendorong dan penopang pertumbuhan.

Hal tersebut dilakukan untuk mencapai kemanfaataan perekonomian regional dan global, serta domestik.

“Kalau investasi di Demak bagus, tentunya pertumbuhan ekonomi juga berjalan baik, dan nantinya juga dapat mensejahterakan masyarakat, ” kata Ilyas, seperti dikutip dalam pers rilisnya, kemarin.

Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Demak itu menambahkan, Apindo akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder yang ada, membangun koordinasi dan komunikasi yang baik dengan semua pihak. Sebab, bagaimanapun Investor selalu membutuhkan kepastian dan jaminan kondusivitas.

Pengusaha harus didukung, dibina dan dibesarkan serta harus terus ditumbuhkan minimal 5% baru Demak akan melesat menjadi daerah maju. Pasalnya, disamping mentalitas pengusaha yang terbiasa mandiri, tidak bergantung pada pemerintah juga berhasil menciptakan lapangan kerja yang berarti pula membantu pemerintah mengurangi pengangguran.

“Sinergitas dengan semua pihak itu penting, agar iklim investasi di Demak itu kondusif, ” ucap Ilyas yang juga
Ketua Ikatan Advokat Indonesia Kabupaten Demak.

Raker yang mengusung tema ” Sinergi Apindo Dalam mendorong terwujudnya Demak yang Pro Investasi untuk kesejahteraan Masyarakat ” tersebut, dihadiri para pengusaha dan pengurus Apindo Demak, di antaranya Morinaga Kino Indonesia, Sayung Adhi Mukti, RSI, NU Demak, PT Delta Sandang Dunia Tekstil, Bahana Buana Box, puri Nusa Eka persada, Surya rengo,sani Harto, KCUN, Daya cipta, java tohuku dan puluhan perusahaan besar lainnya.

Pada kesempatan itu, Ilyas juga berpesan kepada seluruh anggota Apindo Demak agar jangan merasa bahwa Apindo itu hanya milik pengurus saja, tapi Apindo adalah aset bersama masyarakat Kabupaten Demak.

Dalam pengarahannya Ia menyampaikan bahwa organisasi Apindo saat ini khususnya Apindo Demak telah menunjukkan perannya sebagai leading sektor ekonomi di Indonesia dan telah membumi.

“Kita berharap hasil raker kali ini, dapat menghasilkan sesuatu hal yang bermanfaat bagi anggota Apindo Demak dan masyarakat Kabupaten Demak,” harapnya.

Ia juga berpesan agar bergabung dengan Apindo jangan berharap mendapatkan materi semata, namun bergabung dengan Apindo hendaknya bisa menambah jalinan silaturahmi.

“Dengan silaturahmi , kita akan mendapatkan peluang untuk mengembangkan usaha dan mendapat nilai tambah. Bagi pengusaha yang baru masuk Apindo, mari jadikan Apindo ini kawah candra dimuka untuk menambah kematangan dalam berusaha atau berbisnis,” tutupnya.