BANJARNEGARA, Mediajateng.net – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono terus berupaya mengantisipasi masalah kekeringan di musim kemarau dengan menyiapkan embung, perbaikan sistem irigasi, serta dump parit. Pihaknya juga mengajak warganya untuk cerdas dalam menentukan masa tanam.

Demikian disampaikan Budhi Sarwono dalam sambutan saat  meresmikan posko penanggulangan kekeringan Kabupaten Banjarnegara di Desa Derik Kecamatan Susukan, Selasa (23/7).

“Perangkat desa harus memprakarsai aksi ini. Contoh dampak kekeringan di desa Derik ini 70 hektare, juga di Karang jati. Nah jika lahan bengkok kering, otomatis perangkat desa rugi karena bengkoknya nganggur tak bisa ditanami,” kata Bupati.

Pada kesempatan tersebut ia juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian pihak TNI serta Kementerian melalui Balai BBPP untuk bersama-sama mengatasi masalah kekeringan khususnya di Banjarnegara.

“Memang benar bahwa masalah jaringan adalah tanggung jawab bersama. Untuk itu kami berikan apresiasi kepada TNI, Polri yang turut peduli dalam mengatasi kekeringan,” imbuhnya.

Sementara itu dalam sambutannya Kepala BBPP-Batu, Wasis Sarjono.S.Pt M.Si, mengatakan,
Kementerian Pertanian selaku penanggung jawab Upaya Khusus (UPSUS), dalam pencapaian target swasembada pangan telah banyak melakukan upaya. Salah satunya pendampingan, dengan mendorong luas tambah tanam (LTT).

“Namun kegiatan tersebut tentunya tidak serta-merta berhasil begitu saja, kemarau yang maju dari prediksi mengakibatkan tanaman padi yang baru ditanam mengalami kekurangan air, tentunya hal ini akan merugikan petani karena mereka akan mengalami gagal panen,”

Selain dihadiri Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batu, Wasis Sarjono, acara tersebut juga disaksikan oleh Dandim 0704 Dominggos Lopes, jajaran muspika Kecamatan Susukan, koordinator dan penyuluh pertanian dari Kecamatan Susukan, Klampok, Mandiraja Purwanegara, Bawang Banjarnegara dan Wanadadi. Juga dihadiri para Kades dan pengurus kelompok tani dari Desa Derik, Karangjati, Gumelem Kulon, Gumelem Wetan dan desa Berta. (ot/mj)