SEMARANG, Mediajateng.net, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang menyiagakan 100 tangki air bersih guna mengantisipasi makin meluasnya kekeringan di sejumlah daerah di Kota Semarang.

Menurut Kepala BPBD Kota Semarang, Agus Harmunanto, selama musim kemarau tahun ini pihaknya telah melakukan dropping air di daerah yang mengalami krisis air bersih, diantaranya Deliksari, Kemijen Kelurahan Trimulyo dan Rowosari.

“Kami baru mengirim 6 tangki air bersih, tiap tangki berisi 5ribu liter air. Bantuan air bersih ini diberikan akibat kekeringan dan ada juga karena kemarin aliran PDAM mati, jadi kami langsung kirim bantuan air,” ujarnya, Jumat (12/7).

Agus menegaskan, dalam memberikan bantuan air bersih pihaknya mengutamakan untuk keperluan rumah tangga. Sedangkan untuk kebutuhan lain, misalnya untuk mengairi sawah warga, Agus menegaskan pihaknya terpaksa menunda terlebih dahulu.

“Prioritas kami bantuan air bersih untuk rumah tangga, seperti untuk air minum, mencuci dan mandi,” katanya.

Agus menginformasikan bagi warga yang membutuhkan air bersih karena daerahnya mengalami kekeringan, bisa menghubungi Kantor BPBD Kota Semarang. Pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan dan dilanjut dengan pengiriman air bersih.

“Kami siaga 24 Jam di 024-6730212,silahkan menghubungi kami dan semoga bermanfaat” tambahnya.

Ditempat terspisah, Sekertaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Rukiyanto berharap warga yang mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air bersih segera menghubungi BPBD Kota Semarang dan PDAM Tirta Moedal.

Pihaknya telah meminta kepada dua instansi milik pemerintah tersebut untuk merespon cepat permintaan air bersih dan juga antisipasi kekeringan selama musim kemarau.

“Melalui data pemetaan rawan kekeringan, kami harap BPBD semakin antisipatif sehingga tidak ada warga yang masih sulit dapat air bersih. Apalagi banyak ancaman penyakit akibat musim kemarau ini,” kata wakil rakyat berambut uban ini. (ot/mj)