Antisipasi Banjir, DPU Kerja Keras Bersihkan Saluran

0

Semarang, Mediajateng.net, – Kegiatan membersihkan selokan dari sampah yang menumpuk hingga tersangkut di saluran drainase menjadi agenda rutin yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang. Hal ini dilakukan mengingat sampah menjadi masalah utama yang menyebabkan aliran air tidak lancar.

Situasi ini sering terjadi, khususnya di saat hujan turun dengan curah yang cukup tinggi di wilayah Kota Semarang dan sekitarnya. Menurut Kabid Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase DPU Kota Semarang, Arif Dwi Harjono, selama ini petugas DPU selalu rutin mengecek sejumlah saluran drainase yang ada di wilayah Kota Semarang. Terutama, di daerah yang merupakan titik-titik penyebab air meluap karena adanya sampah yang tersangkut di dalamnya.

”Saat musim hujan, biasanya banyak sampah yang menyangkut. Kami harus rutin membersihkannya berkali-kali, untuk memastikan aliran air lancar dan tidak melimpas ke jalan,” ujarnya, (29/2).

Pembersihan sampah, diprioritaskan bagi lokasi yang memiliki jaring penghalang sampah. Keberadaan jaring penghalang sampah tersebut, memang sengaja ditaruh agar sampah tidak menumpuk di lokasi yang susah dijangkau untuk dibersihkan. Sejumlah titik yang memiliki jaring penghalang sampah, tambah dia, antara lain berada di depan Ace Hardware Simpang Lima, Kampung Kali, dan Kali Semarang.

”Selain itu, jaring penghalang sampah juga dipasang sebelum aliran air menuju lokasi rumah pompa air. Untuk mencegah agar sampah tidak masuk ke kipas yang difungsikan bagi rumah pompa air tersebut,” tambahnya.

Menurutnya, membersihkan sampah seharusnya menjadi tanggung jawab seluruh pihak dan bukan hanya dari DPU Kota Semarang saja. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat turut berperan aktif menjaga lingkungan sekitarnya, agar tidak membuang sampah secara sembarangan.

”Masyarakat Kota Semarang harus memiliki kesadaran untuk tidak membuang sampah secara sembarangan. Baik saat musim hujan maupun tidak. Kami turut berharap, supaya kegiatan bakti sosial bersih-bersih lingkungan di masyarakat bisa dihidupkan kembali,” terang dia.

Arif pun mengaku cukup kerepotan, saat masyarakat banyak meminta bantuan peralatan berat yang harus diterjunkan DPU Kota Semarang. Guna mengatasi banjir yang timbul akibat adanya sumbatan sampah di saluran drainase.

”Kami memang cukup kewalahan, menanggapi banyaknya permintaan bantuan dari masyarakat Kota Semarang. Untuk membersihkan sampah yang menyangkut di saluran drainase. Mengingat keterbatasan petugas dan ketersediaan peralatan berat yang ada, seperti excavator atau begu, dan dump truk,” ucap dia. (ot/mj)