SEMARANG, Mediajateng.net – Sasana beladiri bentukan Pemuda Pancasila (PP), Jagaraga, menggelar ujian kenaikan tingkat dan rapat kerja (Raker) di Kawasan Greenland Nglimut Gonoharjo Kendal, kemarin malam.

Ketua PP Kota Semarang, Joko Santoso, yang didampingi Pembina Jagaraga, Alfebian Yulando dan sejumlah anggota Komandan Inti (Koti) menyampaikan, sejak awal pembentukannya sebagai bagian dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kota Semarang, Jagaraga bertujuan untuk dijadikan benteng dan garda depan untuk melindungi diri, organisasi dan Pancasila.

“Dari awal dibentuk sampai sekarang, tujuan tetap sama. Sasana ini sebagai garda depan. Dan Alhamdulilah banyak yang bergabung. Saya minta semangat ini agar tetap terjaga dan sukses selalu bagi yang mengikuti ujian dan raker,” kata Joko dalam sambutannya.
Sementara itu, Pembina Sasana Beladiri Jagaraga, Alfebian Yulando menyampaikan bahwa sebagai angkatan pertama, sudah semestinya menerima tugas yang berat. 
“Berarti kalian adalah angkatan pertama. Istilah dalam bahasa jawa itu ‘babat alas’, memang berat sih. Tapi semangat untuk menjadi atlet tangguh itu dimulai dari sekarang,” katanya dihadapan para peserta.
Selain itu dia juga menegaskan bahwa, sejumlah tahapan akan dilalui para peserta kenaikan tingkat yang sengaja dilakukan pada malam hari. Layaknya seorang atlet pencak silat profesional, kegiatan fisik dan mental dilakukan untuk menguji kemampuan berlatih dalam satu tahun ini.
“Untuk lolos dalam ujian ini, lumayan berat. Medan dan cuaca sangat mempengaruhi hasil. Untungnya, acara dikemas lebih fun, sehat dan santai,” imbuhnya.
Sementara itu Ketua Jagaraga, Yuli Kristanto mengatakan, total peserta yang mengikuti kegiatan ini sekitar 20 orang. Dirinya menargetkan, ke depan mampu mencetak atlet beladiri yang tangguh dan berperilaku yang baik.
“Untuk sekarang karena baru merintis, yang penting sehat dulu. Karena beladiri juga kegiatan olahraga juga. Untuk prestasi, nanti sambil jalan pelan-pelan. Mudah-mudahan bisa cetak atlet,” kata dia. (MJ-079)

2 KOMENTAR

Comments are closed.