SEMARANG, Mediajateng.net – Untuk menekan angka kecelakaan, Satuan Lalu lintas Polrestabes Semarang membangun sebuah monumen kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Mangkang, kota Semarang. Dengan adanya monumen itu diharapkan menjadi perhatian bagi pengguna kendaraan bermotor yang melintas dan akan memasuki kota Semarang.
Kepala Kesatuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Effendi mengatakan data kecelakaan lalu lintas dari bulan Januari hingga Juli 2016 jumlah angka kecelakaan di kota Semarang mencapai 558 Kejadian dengan jumlah luka ringan sebanyak 589, luka berat 1 sedangkan meninggal dunia sebanyak 112 orang.
AKBP Catur mengharapkan dengan adanya monumen itu dapat dijadikan simbol dan tanda agar para pengguna jalan yang melintas di ruas jalan tersebut agar berhati-hati. “Berhati-hati ini dikandung maksud seringnya terjadi laka lantas yang berakibat fatal. Sedangakan kendaraan bermotor yang mendominasi adalah roda dua,” Ujar Catur saat dihubungi melalui telepon, Senin (1/8).
Lebih lanjut AKBP Catur menuturkan bahwa penempatan monumen tersebut berada di jalan Raya Mangkang atau perbatasan Kendal – Semarang karena di situ rawan kecelakaan lalu lintas dan kebetulan yang mendominasi adalah roda dua. (MJ-303)