Semarang-mediajateng.net

Angka kecelakaan yang tinggi di kota Semarang dan banyaknya korban meningal dunia, membuat Satuan lalu lintas Polrestabes Semarang membentuk sebuah komunitas korban kecelakaan lalu lintas, yang bertempat di aula Satlantas di Jalan Ronggolawe Selatan , Selasa (21/2)

Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Efendi mengtakan bahwa pembentukan komunitas korban kecelakaan lalu lintas ini diharapkan dapat menjembatani anatara pihaknya dan para korban dalam menyampaikan segala hal terkait lalu lintas khususnya kecelakaan

” angka kecelakaan di semarang tergolong tinggi, dala sehari ada 3 kali kejadian. GSemoga dengan adanya komunitas ini para korban kecelakaan lalu lintas dapat mendapat perhatian dari pemerintah, dan bisa menjalin komunikasi dan mengeluarkan segala unek unek nya,” ujar catur

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan bantuan kursi roda bagi korban kecelakan yang terjadi pasa tanggal 26 Desember 2016. Saat itu satu keluarga yang mengendarai sepeda motor ditabrak oleh mobil yang dikendarari oleh mahasiswa

Akibat peristiwa itu Buhari (42) warga Gemah, kelurahan Kedungmundu mengalami patah pada tangan kanan, istri dan anaknya juga mengalami patah kaki.

Buhari mewakili 100 orang anggota mengharapkan dengan adanya komunitas ini diharapkan para pengendara kendaraan bermotor roda dua atau lebih bisa saling menghargai

” jika terjadi kecelakaan para pengendara untuk bertanggung jawab, tidak melarikan diri. Untuk Polisi bagi korban laka lantas jangan dipersulit untuk pemgambilan barang bukti. Sesang untuk Jasa Rahaja pencairan santunan hendaknya dipermudah,”ungkap Buhari

Dalam pembentukan komunitas korban laka lantas selain dihadiri oleh Kasat lantas Polrestabes Semarang juga terdapat Kepala Cabang Jasa Rahaja Perwakilan Semarang Guntur Anggoro Waseso, serta perwakilan dari Dinas Perhubungan Kota Semarang.

Sementara dari data unit laka lantas Polrestabes Semarang diketahui selama bulan Januari hingga tanggal 20 Februati 2017 Jumlah laka lantas mencapai 133 sedang korban Meninggal Dunia sebanyak 20 orang, untuk Luka Ringan mencapai 141 orang ( MJ-303)

Comments are closed.