Semarang-mediajateng.net

Menyikapi tingginya angka kecelakaan Lalu lintas, Unit laka lantas Polrestabes Semarang mengadakan pelatihan Penanganan Pertama Gawat Darurat (PPGD) korban kecelakaan lalu lintas. Acara yang diikuti oleh 100 orang ini berlangsung di Aula Mapolsek Tugu Kamis (6/4) siang.

Pelatihan ini didasari data kecelakaan lalu lintas hingga bulan Maret 2017 dapat diketahui bahwa jumlah kejadian sebanyak 225 kasus dengan korban meninggal dunia sebanyak 46 sedangkan luka berat mencapai 257 orang. Sementara kendaraan yang terilbat kecelakaan sepeda motor masih yang mendominasi dengan Jumlah 329 buah.

Dari keterangan Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Catur Gatot Efendi mengungkapkan bahwa pelatihan ini berujuan untuk menyamakan persepsi antar instansi terkait khususnya saat penanganan di Rumah Sakit.

” intinya untuk memangkas birokrasi dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas saat berada di Rumah sakit. Memberi pemahaman kepada peserta agar dapat melakukan tindakan medis Pertolongan Pertama Gawat Darurat pada korban laka lantas sesuai prosedur yang benar agar tidak memperburuk kondisi korban laka lantas yang akan diberi pertolongan,” ungkap Catur

Lanjut Catur, pelatihan yang diikuti instansi seperti Rumah Sakit Colombia, Tugu , Jasa Rahaja, Satkom dan Bankom Polrestabes ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman kepada peserta tentang peralatan apa saja yang dapat digunakan sebagai alat bantu dalam memberikan Penanganan Pertama Gawat Darurat terhadap korban laka lantas.

” Jadi materinya tentang cara Resititusi Jantung Paru kepada korban yang hilang kesadaran, pemindahan korban laka yang sesuai prosedur agar tidak memperparah luka korban,dan tentang balut luka patah tulang intern/ekstern baik tangan, kaki maupun bahu,”imbuhnya.

Dengan pelatihan Penanganan Pertama Gawat Darurat korban laka lantas kepada personil Unit Laka, Polsek, Bankom, Satkom dan masyarakat ini dapat menambah keterampilan dalam penanganan korban laka lantas dibagapkan dapat mempercepat  penolongan dan evakuasi korban laka lantas sehingga tidak memperparah luka koban laka sebelum sampai ke Rumah Sakit. (MJ-303)