Semarang-mediajateng.net

Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Jawa Tengah menjatuhkan sangsi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat ( PTDH ) kepada anggota Polres Purbalingga Bripda Afifat Agung Dwi Cahyo dalam Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) pada hari Selasa (7/3)
bertempat di ruang sidang lantai 2 Bidpropam, komplek Mapolda Jateng, Jalan Pahlawan.

Bripda Afifat ini menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri lantaran menggunakan kekerasaan fisik saat menindak salah seorang pengemudi mobil bernama Waskito Budi Utomo pada Kamis (2/3) di Jalan Letnan Sudani, Purbalingga, Jawa Tengah. Saat kejadian ada seorang warga yang merekam dan menggugahnya di Internet sehingga menjadi Viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Dajarot Padakova mengatakan sidang yang dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Jateng Kombes Budi Haryanto ini memtuskan bahwa Bripda Afifat direkomendasikan untuk di Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

“Iya selasa 7 Maret 2017 , digelar sidang KKEP dipimpin langsung oleh kabid propam.
Pelanggar Bripda Afifat terbukti melanggar psl 7 (1), psl 11 Perkap no. 14 th. 2011. Terbukti perilaku pelanggar (Bripda Afifat) berperilaku yang tercela,”ungkap Djarot .

Lebih lanjut Djarot mengatakan atas dasar putusan Prmberhentian Tidak Dengan Hormat itu Bripda Afifat melakukan banding.

Sebelum sidang KKEP tersebut Bripda
Afifat yang merupakan anggota Polres Purbalingga sudah menjalani pemeriksaan Propam Polda Jateng terkait penganiayaan terhadap pengemudi itu. Dalam video yang sudah menyebar di media sosial terlihat Bripda Afifat salah dalam penanganan. Bripda Afifat justru malah ikut menggunakan kekerasan fisik saat bertindak. Ia menjambak, memukul, dan menendang Waskito. (MJ-303)