Semarang-mediajateng.net

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng bekerjasama dengan Balai Pemasyrakatan ( Bapas ) Kemenkum Ham Wilayah Jateng Rabu (15/3) mengadakan kegiatan Pelayanan pasca rehabilitasi bagi ex pecandu yang sudah keluar dari rehabilitasi Narkoba

Dari keterangan kepala BNNP Jateng Brigjen Tri Agus Heru P mengatakan program pascarehabilitasi., tujuanya, selain penyembuhan fisik, psikis pecandu juga harus sehat sebagai salah satu modal mereka kembali ke lingkungan masyarakat.

“Ini tidak boleh dikesampingkan. Seperti bidang rehabilitasi di BNNP, mantan pecandu setelah rehab primer (di dalam lapas) dilanjutkan pascarehabilitasi agar mereka sembuh,” kata Brigje Tri Agus.

Sementara Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Bambang Sumardiono, menyebut sudah ada total 90 klien di layanan pascarehabilitasi bekerjasama dengan BNNP Jawa Tengah. Program ini dijalankan bertahap.

“Jadi mereka yang telah jalani pidana, jalani rehab. Tapi belum selesai rehabnya, di sinilah tempatnya . Ini kerjasama dengan BNNP Jawa Tengah,” kata Bambang

Di antara mereka yang paskarehabilitasi ada Bripka Slamet Riyanto, yang bertugas di Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Semarang.

Dengn mengenakan seragan dinas, dia duduk di antara eks napi pecandu narkoba. Sebelumnya, pada Senin (18/7) Slamet ditangkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Tengah. Saat itu Slamet masih bertugas di Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polrestabes Semarang.

Slamet menyebut divonis 10 bulan, menjalani 6,5 bulan dan bebas. Dia bertekad kuat untuk sembuh total dan berharap masih bisa bertugas di Polri.

“Saya masih menunggu sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP),”ujarnya (MJ-303)