Alami Kerugian Ratusan Juta, Puluhan Korban Dugaan Penipuan Perumahan Mengadu ke BKBHM Fakultas Hukum UNISSULA 

Semarang, mediajateng.net, – Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum Masyarakat (BKBHM) Fakultas Hukum UNISSULA segera melayangkan somasi kepada pihak pengembang yang dilaporkan 21 korban dugaan penipuan pembelian rumah di kelurahan Rowosari Kecamatan Tembalang.

Direktur BKBHM Fakultas Hukum UNISSULA, Agus Wijayanto mengatakan, pihaknya akan terus berkomitmen mengawal dan mendampingi para korban hingga hak korban terpenuhi.

“Sebagai tindak lanjut kami segera layangkan somasi karena sampai batas waktu yang dijanjikan oleh pengembang, uang tanda jadi dan pembayaran DP tidak pernah dikembalikan,” ujarnya usai menerima pengaduan dari masyarakat atas dugaan tindak pidana penipuan pembelian rumah, Kamis (9/6/2022) di Fakultas Hukum UNISSULA di Kota Semarang.

Salah satu korban, Zaenuri menjelaskan, dirinya bersama dengan 20 orang lainnya telah membayar uang tanda jadi dan DP rumah total Rp20 Juta perorang pada kurun waktu tahun 2020 hingga 2021.

“Namun sampai sekarang pihak pengembang tidak juga membangun unit rumah yang dijanjikan, malah unit dijual ke pihak lain,” bebernya.

Ia melanjutkan, pihaknya melakukan konfirmasi ke pihak pengembang dan dijanjikan uang tanda jadi dan DP rumah akan dikembalikan.

“Namun sampai sekarang pihak pengembang justru menghindar dan sulit ditemui,” tambahnya.

Total kerugian yang dialami seluruh korban mencapai Rp203.500.000 dari tipe rumah yang ditawarkan kepada para korban yakni Tipe 21 dengan harga Rp150 Juta.(**)