SEMARANG, Mediajateng.net- Jelang akhir tahun 2018, menjadi kegembiraan plus bagi keluarga besar MTs Al Azhari, Penggaron Lor, Kecamatan Genuk.

Dimana, pengakuan sekaligus status akreditasi B berhasil diraih sekolah sekaligus pondok Yayasan Salsabil Sehati Semarang yang berdiri sejak 2014 lalu.

“Akreditasi B menjadi semangat plus pengelola dan guru dalam memberikan pendidikan ilmu dan iman,” ungkap Kyai Moh Rodhi, MPd, pengelola MTs sekaligus Pondok Pesantren Tahfidzul Quran, kepada Mediajateng.net, Kamis (20/12).

Nilai plus yang diraih dari standarisasi pendidikan yang lebih tinggi, kata Kyai Rodhi menjelaskan, menjadikan tugas pendidik untuk lebih semangat dalam pembelajaran bagi siswa yang mayoritas juga santri Pondok Pesantren Tahfidzul Quran.

“Semangat belajar bagi siswa yang saat ini sedang libur sekolah juga terpompa. Komitmen Yayasan tetap sama, dimana siswa berprestasi kita beri beasiswa pendidikan. Dari SPP, seragam bahkan makan selama pembelajaran,” tambahnya sambil menegaskan program pendidikan siswa mondok sekaligus sekolah.

Posisi pondok pesantren sekaligus sekolah yang berada di perbatasan Kota metropolitan Semarang dan Kabupaten Demak, menjadi sekolah harus memberi nilai plus bagi siswa.

Semangat menyediakan lembaga pendidikan yang terjangkau bagi warga perbatasan Kota Semarang dan Kabupaten Demak, terus dilakukan MTs Al Quran Al Azhari, Penggaron Lor.

Tidak saja keagamaan, namun sekolah di bawah Yayasan Salsabil Sehati Semarang yang berdiri sejak 2014 lalu ini, juga berkomitmen memberikan pembelajaran yang seimbang antara keilmuan dan keimanan.

“Tidak saja sekolah, namun santri baik dari Kota Semarang maupun yang berasal dari sejumlah kabupaten seperti Pekalongan dan Wonosobo, juga diberi kesempatan merasakan pendidikan di pondok pesantren,” tambahnya didampingi Kyai Ali Mudhakir, SPd, kepala Madrasah.

Pembelajaran, tambah Kyai Moh Rodhi, digelar di area pendidikan terpadu di area lahan seluas 1 hektar yang ada di Kelurahan Penggaron Lor, RT 6 RW 3, Kecamatan Genuk.

Ketrampilan non akademik selain agar santri bisa hafidz Al Quran juga diberikan pelatihan ketrampilan drum band, rebana, kajian kitab, Tilawatil Quran.

“Dihari-hari tertentu siswa dikenalkan bahasa Inggris dalam sistim pengajaran,” tambahnya.

“Ayo gabung bersama kami pondok pesantren tahfidz Al Quran Al Azhari Kota Semarang. MTs Al Quran, Al Azhari dengan akreditasi B sudah menggelar ujian mandiri,” tambah Kyai Rodhi, sambil menjelaskan informasi terkait pondok pesantres maupun MTs bisa menghubungi no Wa 08179531612.

Kyai Ali Mudhakir, SPd, Kepala Madrasah, menjelaskan, kendati memberikan nilai plus bagi lulusan, sekolah tetap berkomitmen untuk tetap memberikan fasilitas berupa seragam 4 stel serta syariah makan bagi siswa yang berprestasi atau anak yatim piatu.

“Bagi orang tua atau kelompok masyarakat bisa menghubungi tlp 08562762694 atau 081315313213,” tambahnya.

“Pengajaran tidak saja dilakukan di dalam ruang kelas. Namun, siswa juga diajak belajar di alam terbuka. Bisa di luar kelas maupun kegiatan di luar sekolah seperti outbond,” katanya.

Dengan menempati ruang kelas berlantai 3, MTs Al Azhari terus berkomitmen menjadi sekolah unggulan yang mampu memberikan pembelajaran plus bagi siswa dan santri yang mayoritas merupakan anak dari warga yang bekerja sebagai buruh pabrik.505/mj