AKI, Kota Semarang Peringkat 3 se Jateng

31
2543

SEMARANG, Mediajateng.net – Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan di kota Semarang menduduki peringkat 3 terbanyak se Jawa Tengah.

Capaian tersebut turun satu tingkat dari tahun sebelumnya, yang menempati peringkat ke 2. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi menjelaskan bahwa tahun ini jumlah AKI sebanyak 31 orang. “Tahun ini kota Semarang menduduki peringkat ke 3 se Jawa Tengah sebagai kota dengan jumlah AKI tertinggi,” kata dia, di sela peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 52 di Jalan Pahlawan, kemarin.

Tim Penggerak PKK Kota Semarang kini aktif menjalankan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K). “Program ini merupakan salah satu kegiatan Kelurahan Siaga. Melalui P4K dengan stiker yang ditempel dirumah ibu hamil, maka setiap ibu hamil akan tercatat, terdata dan terpantau secara tepat,” jelas wanita yang akrab di sapa Tia ini.

Stiker P4K tersebut berisi data tentang : nama ibu hamil, taksiran persalinan, penolong persalinan, tempat persalinan, pendamping persalinan, transport yang digunakan dan calon donor darah.

Selain itu Tia juga menjelaskan, sebaiknya ibu hamil memeriksakan kehamilannya sekurang-kurangnya 4x dimasa kehamilan. Jangan lupa mengkonsumsi makanan bergizi. Sedangkan bagi ibu dengan resiko melahirkan yang tinggi sebaiknya lebih rajin kontrol ke rumah sakit. “Ibu dengan resiko tinggi melahirkan yaitu mereka yang pernah melahirkan sebelumnya dengan operasi cesar, usia ibu melahirkan kurang dari 20 tahun dan lebih dari usia 35 tahun.

“Jarak persalinan terlalu dekat sebaiknya juga dihindari. Melahirkan terlalu banyak juga berbahaya. Idealnya seumur hidup seorang wanita melahirkan 3 orang anak saja,” kata dia. (MJ-069)

31 KOMENTAR

Comments are closed.