PEKALONGAN, Mediajateng.net – Ribuan warga Kota Pekalongan dan sekitarnya menyerbu Jobfair 2016 yang bertempat di Sahid Mandarin Hotel. Jobfair yang diselenggarakan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Pekalongan diikuti oleh 42 perusahaan, pada Selasa (22/11).
Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinsosnakertrans Kota Pekalongan Bambang Sumitro menjelaskan, Jobfair diselenggarakan sebagai wujud keseriusan Pemkot Pekalongan dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Pekalongan.
“Angka pengangguran di Kota Pekalongan masih cukup tinggi,” terangnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pekalongan, pengangguran terbuka masih 4,10 persen. Sementara angkatan kerja pada tahun 2015 tercatat 149.567 orang. Penduduk yang bekerja 143.376 orang. Adapun jumlah pencari kerja (pencaker) yang terdaftar di Dinsosnakertrans Kota Pekalongan sampai Oktober 2016 sebanyak 1.657 orang.
Melalui Jobfair tersebut, Dinsosnakertrans Kota Pekalongan memfasilitasi pertemuan para pencari kerja dengan perusahaan agar pencari kerja mendapat pekerjaan sesuai bakat dan minat.

“Jobfair diselenggarakan untuk membantu perusahaan mendapatkan pekerja yang berkualitas sesuai yang dibutuhkan. Harapannya, bisa mengurangi jumlah pengangguran di Kota Pekalongan,” sambungnya.
Jobfair diselenggarakan selama dua hari, Selasa (23/11) dan Rabu (24/11). Jobfair diikuti 42 perusahaan. Sebanyak 22 perusahaan di antaranya dari luar Kota Pekalongan. Perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di sektor usaha industri garment, otomotif, distributor, hotel, operator telepon, kesehatan dan kecantikan. Perusahaan-perusahaan tersebut membuka 2.400 lowongan yang terdiri dari 138 jabatan.
Jobfair dibuka Wakil Wali Kota Pekalongan Mochammad Saelany Machfudz. Saelany mengatakan, Jobfair diselenggarakan untuk mengurangi angka pengangguran. Menurut dia, sektor ketenagakerjaan berperan dalam mengurangi angka pengangguran.
“Ada penurunan angka pengangguran dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu angka pengangguran tercatat 5,42 persen. Tahun ini 4,10 persen,” terangnya.
“Mudah-mudahan dalam rangka program untuk penurunan pengangguran ini menjadi suatu hal yang efektif, mudah-mudahan betul-betul banyak yang terserap dengan adanya jobfair kali ini,” pungkasnya. (MJ-089)

Comments are closed.