KEBUMEN – mediajateng.net

Karena kurang hati hati, nenek asal Pejagoan, Kebumen tewas jatuh kedalam sumur dekat rumahnya, Jumat (05/04). Kapolsek Pejagoan Polres Kebumen AKP R Widiyanto yang datang ke lokasi bersama dengan pihak Puskesmas setempat tidak menemukan tanda penganiayaan pada tubuh korban.

Kejadian tragis ini terjadi di Pejagoan, tepatnya di desa Kebulusan, RT 14/02. Adalah Ponisah nenek berusia 75 tahun harus meregang nyawa setelah jatuh kedalam sumur sedalam 6 meter dekat rumahnya saat akan mencuci pakaian.

Dari kesaksian Sumardi (80) yang tak lain suami korban mengatakab peristiwa itu terjadi pada pukul 06.30 wib. Saat itu Sumardi mendengar ada suara keras seperti bends jatuh dari arah sumur.

“Saya dengar suara byur dari arah sumur. Suara itu tida seperti suara biasanaya. Pada saat di cek, saya melihat isteri saya didalam sumur,” terang sumardi kepada Kapolsek Pejagoan.

Melihat kondisi seperti itu, lantas, sumardi yang hanya tinggal bersama korban meminta tolong kepada tetangga.
Saat itu yang datang adalah Sumarso (64) anak korban dan khamdan (48) perangkat desa kebulusan serta tetangga.

Namun naas, setelah berhasil terangkat, Ponisah sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saat melakukan olah TKP, Kapolsek menyimpulkan, jika sumur tersebut sangat rawan.

Jika dilihat kondisi sumur, bibir sumur kurang tinggi, hanya beberapa centimeter dari tanah. Kemungkinan terpeleset dan masuk sumur sangat besar sekali. Kapolsek menghimbau kepada warga sekitar untu ikut mengawasi, terutama anak anak yang akan main di dekat sumur itu.

“Bibir sumurnya sangat dangkal, anak anak kalo mau main di awasi ya pak,” pints Kapolsek kepada salah satu keluarga yang berada di TKP,”pungkasnya.(MJ-303)