Temanggung – mediajateng.net

Nasib apes dialami Dwi (23) warga Sroyo, Madureeso Temanggung, lantataran bisa berenang, satu dari penjambret ini tewas tenggelam di sebuah sungai di Temanggung, usai dikejar di Jalan raya Kranggan-Kaloran di Dusun Jaranan, Desa Gandon, Kecamatan Kaloran Temanggung.Sedangkan satu pelaku lainya berhasil ditangkap.

Kasubbag Humas Polres Temanggung, AKP Henny Widiyanti, mengatakan penjambret yang tewas ini yang merupakan residivis kasus narkoba. Sedangkan seorang pelaku lain Kholik (21) berhasik dibekuk tak jauh dari TKP

“Korban yang tewas baru saja keluar dari LP atas kasus narkoba, sedangkan Kholik adalah tetangganya,” terang Henny dalam keterangan pers nya

Lanjut Henny, saat beraksi Dwi membonceng Kholik dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario AA 6516 VN. Sampai di tempat kejadian tepatnya Jalan raya Kranggan-Kaloran, pelaku memepet dan mengambil tas korban Diana Restanti, warga Dusun Batu, Desa Ngabean, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

“spontan korban berteriak dan warga yang mendengarnya kemudian melakukan pengejaran. Diduga Panik saat di kejar massa, sepeda motor pelaku tergelincir dan keduanya lalu berusaha menyelamatkan diri dengan mencebur ke sungai,”imbuhnya

Jenazah Dwi ditemukan beberapa saat kemudian yang tak jauh dari lokasi, sedangkan Kholik yang sempat buron ditangkap di rumah seorang temannya siang hari kemudian.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara (MJ-303)