Semarang – mediajateng.net

Menjadi obyek wisata yang paling banyak diminati oleh warga kota Semarang, kondisi Pantai Marina masih jauh dari kategori bersih. Sampah yang berasal dari laut dan sekitarnya, terlihat menumpuk dibibir pantai. Sadar untuk ikut menjaga lingkungan, ratusan mahasiswa Program Sistem Informasi, Universitas Semarang, hari Minggu (16/4), menggelar aksi “resik – resik Pantai Marina”.

“Setiap mahasiswa dibagi menjadi beberapa kelompok dengan sasaran membersihkan sampah – sampah di bibir pantai. Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye kepada masyarakat umum untuk juga ikut turun berpartisipasi membersihkan lingkungan sekitar” demikian penjelasan Ketua Program Sistem Informasi, Universitas Semarang , Vensy Vydia.

Kepedulian sosial bagi mahasiswa harus perlu ditingkatkan bagi setiap mahasiswa. Begitu pula kebersihan lingkungan pantai. Karena menurutnya, manusia tidak hanya hidup dari alam, akan tetapi juga hidup berdampingan dengan alam. Harmonisasi kehidupan antara manusia dan lingkungan sangat perlu dijaga dan ditata secara berkesinambungan.

“Hal ini dibuktikan dengan kegiatan resik – resik yang rutin dilaksanakan setiap semester oleh para mahasiswa.”tambahnya

Seperti diketahui, Pantai Marina sebagai aset wisata pantai dikota Semarang, banyak dikunjungi masyarakat yang ingin berwisata, terlebih di libur panjang, kali ini. Sayangnya selain tidak adanya kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga pantai, pihak pengelola pantai pun tidak menyediakan tempat pembuangan sampah dengan jumlah memadai.

“Harusnya tempat sampah diperbanyak dan diletakkan di sejumlah titik strategis, agar mempermudah pengunjung membuang sampah.” ujar Sila, salah satu pengunjung.(MJ-202)