Pemalang – mediajateng.net

7 orang Komplotan perampok yang beraksi pada bulan Desember 2016 silam dan berhasil menggondol 3 kg emas serta uang 16 juta di jalan Raya Kecepit, Moga Kecamatan Randudongkal Kabupaten Pemalang akhirnya ditangkap oleh Sat Reskrim Polres Pemalang, Minggu (4/6/2017).

Komplotan perampok yang berjumlah 5 orang tersebut menjalankan aksinya dengan cara memepet kendaraan korban, Ranu Yuslimi. Ketujuh pelaku masing masing BW,KK,EY DD,AG Sementara ST dan RJ sebagai penadah hasul rampoka

Kasat Reskrim Pemalang AKP Akhwan Nadzirin menjelaskan, dslsm mrnjslsnkan aksinya BW ini bertugas memepet korba, setelah korban terjatuh, KK dan EY datang dari belakang menggunakan sepeda motor Vixion G 5686 ZM.

“Mereka kemudian mengambil tas korban dan dibawa kabur. Hasil jarahan tersebut kemudian diserahkan kepada DD, yang merupakan otak pelaku dari perampokan tersebut bersama AG. Oleh DD, barang tersebut kemudian dijual ke ST dan RJ di Tegal,” ungkap mantan Kapolsek Banyu Biru Kabupaten Semarang Senin (5/4)

Akhwan mrnambahaksn saat ini petugas masih diadakan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan ketujuh tersangka telah ditahan di Polres Pemalang.

“Akibat perampokan tersebut, korban mengalami luka karena terjatuh dan hilangnya tas punggung yang berisi perhiasan emas berat total 3 kg berbentuk gelang, kalung, giwang, anting, cincin dan liontin serta uang tunai Rp. 16.juta. Total kerugian yang mencapai Rp. 736 juts,-,” ungkap AKP Akhwan.

Selanjutnya, ketujuh tersangka, dijerat dengan pasal yang berbeda.
Pelaku yang berjumlah 5 orang, yang merupakan otak dan pelaku perampokan akan dijerat dengan pasal 365 jo 55 KUHP dengan ancaman hukuman setidaknya 12 tahun penjara. Sedangkan ST dan RJ penadah hasil perampokan dijerat dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman penjara kurungan maksimal 5 tahun Penjara. (MJ-303)