Semarang – mediajateng.net

Setelah diamankan oleh petugas idik I Res-Um Polrestabes Semarang, 5 warga Negara Asing Asal Tiongkok kembali menjalani pemeriksaan untuk melengkapi Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) terkait penggrebekan yang dilakukan pada senin (24/7) dini hari di jalan Kawi no 48 rt 07/12, Tegalsari, Candisari Semarang.

Dari keterangan Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Wiyono Eko P mengatakan dari keterangan 5 orang tersebut masih ada 3 lagi yang melarikan diri, termasuk yang mengkordinir dan membawa Paspor dan Visa

“Kita kesulitan dalam hal bahasa saat melakukan pemeriksaan, ini kita minta bantuan 3 orang penerjemah,”ungkap Wiyono

Terkait kasus kejahatan yang dilakukan oleh 5 WNA asal Cheng Do Tingkok Wiyono memastikan bahwa mereka ini adalah korban juga, lantaran mereka dijanjikan bekerja di Bali sebagai Sopir, tukang masak

” kita masih buru yang tiga orang, karena diduga merupakan sindikat penipuan tenaga kerja dari WNA Tiongkok yang dipekerjakan di Indinesia,” ujarnya

Lanjut Wiyono, kelima WNA asal tiongkok ini hanya lulusan Sekolah Dasar dalam prakteknya di Semarang di pekerjakan sebagai operator dan mengaku sebagai petinggi Bank dengan sasaran para nasabah yabg berada di Tiongkok (MJ-303)