SEMARANG, mediajateng.net, – Sebanyak lima Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Semarang, direkomendasikan untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) atau coblos ulang. Rekomendasi tersebut disampaikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang.

Kelima TPS tersebut adalah sebanyak 1 TPS berada di Kecamatan Gajahmungkur dan Kecamatan Genuk dan sebanyak 3 TPS berada di Kecamatan Tembalang.

“Kelima TPS itu TPS 11 Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajahmungkur, TPS 7 di Kelurahan Kedungmundu Kecamatan Tembalang, TPS 50 di Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang, TPS 75 di Kelurahan Sendangmulyo Kecamatan Tembalang dan TPS 38 di Kelurahan Bangtayu Kukon Kecamatan Genuk,” tegas Ketua Bawaslu Kota Semarang M. Amin, Sabtu(20/4).

M. Amin menjelaskan, rata-rata kelima TPS itu melakukan pencoblosan ulang karena banyak ditemukan pencoblosan yang dilakukan oleh pemilih pendatang.

“Jumlahnya banyak, rata-rata mereka tanpa disertai formulir C5, bukan berpenduduk KTP setempat sehingga besar kemungkinan terjadi pelanggaran. Misalnya di TPS TPS 11 Kelurahan Bendan Ngisor Kecamatan Gajahmungkur, ada sebanyak 17 mahasiswa ber-KTP Sulawesi mencoblos di satu TPS tersebut,” jelasnya.

Demikian juga dengan empat TPS lainya terjadi hal yang sama dan tidak jauh berbeda masalah dan kasusnya. Sehingga, M.Amin menyatakan Bawaslu Kota Semarang merekomendasikan untuk dilakukannya pencoblosan ulang atau PSU.

Pihaknya membantah, jika PSU dilakukan di lima TPS itu dengan alasan sebagaimana isu dan rumor yang beredar adalah upaya untuk memenangkan pasangan capres Jokowi- Ma’ruf Amin yang rata-rata kalah di kelima TPS itu.

“Tidak adalah upaya itu, itu kan karena ada pelanggaran. Salah satunya indikasi adanya pemilih eksodus besar-besaran yang terjadi di lima TPS itu sebagai upaya kami untuk menjaga betul marwah dan hak suara warga setempat yang benar- benar kami hormati dan kami junjung tinggi,” tandasnya.

Selain itu, M. Amin juga menambahkan dan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, baik saksi dari partai, warga Kota Semarang untuk bersama-sama memantau pergerakan kegiatan penghitungan suara yang saat ini sudah masuk tahapan penghitungan di tingkat Kecamatan.

“Saat ini sudah 16 Kecamatan yang hari ini sudah mulai melakukan penghitungan real count terhadap suara hasil pencoblosan serentak Rabu (17/4) kemarin. Sejauh ini sudah berlangsung lancar dan transparan,” pungkas M.Amin.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Semarang Henry Cassandra Gultom, meski telah mendapatkan rekomendasi Bawaslu Kota Semarang terhadap PSU kelima TPS itu, sampai saat ini belum bisa memastikan kapan PSU akan digelar. (ot/mj)