GROBOGAN, Mediajateng.net- Jadi Polisi tidak berarti kebal hukum. Hal ini dibuktikan di Kabupaten Grobogan. Lantaran melakukan tindakan yang masuk ketegori penyakit masyarakat (Pekat), anggota polisi mendapat hukuman. Oknum Polisi yang harus menjalani hukuman merupakan anggota Polres Grobogan.

Malang nian nasib empat oknum anggota Polres Grobogan pasca diamankan Propam Polres Grobogan. Keempatnya dijatuhi sanksi fisik akibat perbuatannya bermain judi dadu.

Ditangkapnya empat oknum polisi tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat adanya aktivitas judi di Lingkungan Sambak, Kelurahan Purwodasi, Rabu (3/10/2018). Hal itu dibenarkan Kasi Propam Polres Grobogan, Ipda Mujiyadari.

Menurut Ipda Mujiyadari, Jumat (5/10/2018), keempat anggota yang diamankan dalam penggerbekan tersebut antara lain, Briptu Mn, Aiptu Dm, Aiptu Rm, dan Brigadir Dd. Keempatnya bertugas di satuan berbeda di lingkungan Polres Grobogan.

‘’Kami amankan beserta barang buktinya. Keempat anggota ini kami berikan sanksi untuk pembinaan, berupa sanki fisik hingga sidang disiplin. Mereka juga kami kenakan wajib lapor setiap Selasa dan Kamis,” kata Ipda Muji, saat dikonfirmasi mediajateng.net.

Dijelaskan Ipda Muji, saat ini pihaknya terus menegakan kedisiplinan bagi anggota. Bagi mereka yang melanggar akan mendapatkan teguran tertulis, sanksi fisik hingga sidang disiplin.
Namun, lanjut dia, jika tersangkut kasus yang lebih besar, anggota polisi yang terlibat akan dicopot secara tidak hormat dari keanggotaannya.

‘’Kami terus melakukan pengawasan agar setiap anggota memiliki kedisiplinan yang tinggi. Kami juga rutin menggelar pemeriksaan guna menertibkan dan mendisiplinkan setiap anggota,”jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq mengemukakan setiap anggota yang melanggar hukum
akan mendapatkan sanksi disiplin. Hukuman tersebut berupa sanksi fisik dan sidang disiplin dan mulai diberikan pada keempat anggota tersebut.

‘’Ini jelas contoh yang tidak baik bagi masyarakat. Kami tetap memberikan hukuman bagi keempat anggota yang kedapatan bermain judi tersebut. Hukuman fisik hingga sidang disiplin akan kami berikan pada yang bersangkutan,” kata AKBP Choiron, sapaan akrabnya. (Ag-mj)