KENDAL, Mediajateng.net – Sebanyak 28 group rebana dari Kabupaten Kendal, Semarang, dan Wonosobo, mengikuti festival rebana Seduluran Saklawase, yang diselenggarakan oleh Mochamad Herviano Foundation (Vino Foundation), di Tirto Arum, Minggu (30/09).

Menurut ketua panitia festival, yang juga ketua Vino Foundation Kendal, Elly Susiati, festival rebana ini digelar sebagai bentuk kepedulian Mochamad Herviano, selaku pendiri Vino Foundation, terhadap seni Islami Rebana.

“Ini sekaligus untuk melestarikan seni islami, supaya tetap dicintai oleh masyarakat, mulai anak hingga orang tua,” kata Elly.

Elly, menambahkan selain peduli dengan kelestarian budaya asli Indonesia, Vino Foundation, juga bergerak di bidang sosial, ekonomi, olahraga dan kepemudaan.
Sementara itu, Herviano, yang hadir di Kendal untuk menyaksikan festival rebana, menjelaskan kegiatan ini sangat penting dalam melestarikan kebudayaan asli Indonesia, khususnya seni musik islami di Kabupaten Kendal. Peserta Festival Rebana yang sebagian besar adalah anak-anak muda diharapkan dapat menggerakkan para pemuda Kendal untuk berpartisipasi dalam meneruskan akar budaya bangsa ini.

“Melalui festival Rebana ini, diharapkan para pemuda Kendal dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, sehingga dapat menjadi pemuda yang produktif. Ke depan mereka nantinya dapat lebih bermanfaat bagi pembangunan Kabupaten Kendal,” ujarnya.

Vino, menambahkan, pemuda adalah kunci keberhasilan utama pembangunan suatu bangsa. Kemajuan suatu daerah akan sangat ditentukan oleh pola pikir dan budaya yang berkembang di kalangan pemuda. Sedangkan seni dan budaya sendiri merupakan identitas sekaligus jati diri bangsa. Seni dan budaya merupakan martabat bangsa Indonesia yang harus dipertahankan dan dilestarikan. Untuk itu, menggerakkan pemuda melalui seni dan budaya menjadi hal penting yang perlu dilakukan dalam melibatkan para pemuda untuk menjaga harga diri bangsa melalui seni dan budaya.

“Indonesia mempunyai banyak budaya. Salah satunya musik islami rebana. Supaya tidak hilang dan tetap ada, harus terus dikenalkan kepada generasi muda,” jelasnya.

2 KOMENTAR

Comments are closed.