Kurangi Penyebaran Virus Corona, Pegadaian Lakukan Penyemprotan Disinfektan Tempat Ibadah

0

Semarang, Mediajateng.net, – Sebagai bentuk kepedulian sosial di tengah pendemi virus corona COVID-19, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang menyalurkan bantuan berupa hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan ke sejumlah tempat ibadah di Kota Semarang, Jumat (27/3/2020).

Menurut Executif Vice President (EVP) PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Mulyono, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Pegadaian harus hadir ditengah masyarakat apalagi saat ini sedang dalam kondisi kurang baik akibat merebaknya virus corona.

“Tempat ibadah itu kan tempat berkumpulnya banyak orang yang didalamnya juga melakukan doa dan kebaikan. Jadi kita berupaya membantu mengurangi penyebaran virus,” ujar Mulyono.

Ia membeberkan, tempat ibadah yang mendapat bantuan di antaranya Klenteng Tay Kak Sie, Masjid Kauman Johar, Masjid Jami Al-Fatah di Kelurahan Karangsari, Mushala Al-Hidayah Trengguli, dan Mushala An-Nur Royal Park Tembalang.

“Dalam kesempatan ini juga kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk selalu hidup sehat, menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Selain itu, tetap berolahraga untuk menjaga daya tahan tubuh,” tambahnya.

Sementara untuk menghindarkan para pegawai dari virus corona, PT Pegadaian telah mengurangi jam kerja dari sebelumnya mulai pukul 08.00-17.00 WIB menjadi pukul 09.00-16.00 WIB.

“Kami mematuhi protokol penanganan COVID-19. Untuk pencegahan di outlet kami sediakan hand sanitizer dan pengukur suhu tubuh. Pegawai juga memakai masker. Sehingga nasabah dan pegawai terlindungi,” ucapnya.

Selain itu, PT Pegadaian juga mengimbau nasabah untuk melakukan transaksi secara nontunai atau cashless. Caranya, nasabah yang hendak melakukan pembayaran angsuran, sewa modal atau lainnya, bisa melakukan transaksi melalui digital services Pegadaian.

“Melalui digital services Pegadaian, nasabah bisa melakukan transaksi appaun dari rumah,” jelasnya.

Saat ditanya mengenai adanya dampak pada bisnis, Mulyono menyatakan, hal itu mungkin saja terjadi. Hanya saja, tegasnya, pihaknya tidak memaksakan para pegawai Pegadaian mengejar target bisnis dalam situasi pandemi COVID-19.

“Kami mengutamakan keselamatan kerja. Sehingga tidak memaksakan para tim kerja mengejar target bisnis,” tambahnya.

Terkait pemberian bantuan hand sanitizer dan penyemprotan disinfektan tersebut, kata Mulyono, PT Pegadaian akan kembali menggelar di beberapa tempat lainnya. Hanya saja, hal itu menyesuaikan kebutuhan masyarakat. (ot/mj)