Pelaku Dendam Karena Korban Tidak Memberikan Pesangon

IMG_20170913_142755

Semarang – mediajateng.net
Pelaku pembunuhan pasangan Pengusaha Garmen asal Pekalongan Zakaria Husni dan Zakiya Masrur menganu tega menghabisi korban lantaran sakit hati lantaran sejak usaha garmen korban bangkrutbpara pelamu ini belum mendapatkan pesangon.

Hal itu disamaikan Suatarto dan Engkus Koswara dihadapan Kasubdit Ranmor dan Resmob Polda Metro Jaya saat rilis kasus di ruangan Sentra Visum dan Medikolegal kamar jenasah RS Bhayangkara Semarang Rabu (13/9)

Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Antonisu Agus Rahmanto mengatakan bahwa ide membunuh dan perencanaan aksi berasal dari Zulkifli yang tak lain adalah mantan sopir perusahaan dan sopir pribadi korban

” Zulkifli sudah bekerja 20 tahun di perusahaan korban. Mengajak Sutarto dan Engkus untuk meminta uang pesangon di rumah korban,” ungkap Agus.

IMG_20170913_134208

Agus menambahkan saat menyambangi rumah korban pada hari minggu ( 10/9) ketiga pelaku ini sudah menyiapkan potongan besi jika korban tidak memberi uang. Saat menyambangi rumah korban dalam keadan sepi hingga dengan mudah para pelaku meng eksekusi korban.

” yang pertama dibunuh adalah istrinya. Saat dieksekusi korban masih mengenakan mukenah. Dieksekusi di kanar pembantu. Sedang suaminya Zakaria Husni dicegat di pintu garasi usai pulang dari masjid,”imbuhnya.

Usai membunuh keduanya para pelaku ini menutupi jenasah menggunakan bed cover dan langsung ditaruh di bagasi mobil Altis warna silver B-2151-SBE. Sebelum meninggalkan lokasi para pelaku ini menguras sejumlah perhiasan, 4 BPKB mobil, 5 Sertifikat tanah, 15 Jam, Hp dan barang berharga lainya.

” Mayat dan mobil oleh pelaku sempat akan diletakan di rumah korban yang berada di Pekalongan dengan alasan agar cepat diketahui orang,” bebernya

Setelah beremb akhirnya mayat korban dibuang dibuang di Sungai Klawing Purbalingga pada Senin (11/) sekira pukul 04.30. Zukifli, Sutarto dan Engkus memutuskan untuk ke Grobogan lantaran Zulkifli dan Sutarto berasal dari Grobogan.

Akhirnya pelaria ke tiga pelaku pembunuhan ini berkahir setelah tim gabungan dari Subdit Ranmor dan Resmob yang diback up Polres Grobogan menangkap ketiganya saat sedang karaoke di Hotel Harmoni Indah. Petugas terpaksa menembak mati Zulkifli karena melakukakan perlawanan.

Selain menyita mobil yang digunakan ubtuk membuag korban Polisi juga menyita uang Rp.100 juta hasil dari menjual perhiasan milik korban yang diambil di rumah korban si kawasan Bendungan Hilir Jakarta. (MJ-303)

Tags: