Sakit Menahun, Warga Giriwarno Nekat Gantung Diri

672d161f-c770-43d7-a178-a60102473f47

Wonogiri — mediajateng.net

Peristiwa gantung diri kembali terjadi di Kabupaten Wonogiri pada bulan Agustus ini. Miyo Iroyono (86) warga padukuhan Watuleter, Desa Giriwarno, Kecamatan Girimarto nekat mengakhiri hidupnya secara tragis dengan cara gantung diri dikandang sapi miliknya, Kamis (10/08/2017) pagi.

Kapolres Wonogiri, AKBP Mohammad Tora melalui Paur Humas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono menerangkan peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Mini (55) yang merupakan anak korban, sekira pukul 05.30 WIB. Mini yang usai sholat Subuh, mencari ayahnya dikamar untuk dibuatkan teh hangat.
Namun, saat ia mencari dikamar ayahnya sudah tidak ada.

Kemudian ia mencari disekitaran rumahnya dan kaget saat mendapati ayahnya sudah tergantung kaku di kandang sapi miliknya. Melihat itu, ia langsung berteriak minta tolong terhadap warga sekitarnya.

“Miyo nekat mengakhiri hidupnya dengan menggunakan tali plastik sepanjang 90 cm. Ia masih menggunakan jas hitam, celana hitam dan kaos putih,” kata Aipda Iwan Sumarsono, Kamis (10/08/2017) siang.

Informasi yang berhasil didapat, Miyo nekat mengakhiri hidupnya lantaran penyakit batuk menahun yang ia derita. Adapun ciri-ciri korban pada saat ditemukan dalam kondisi menggantung yakni lidah tidak menjulur keluar, dubur mengeluarkan kotoran, dan alat kemaluan yang mengeluarkan cairan.

“Dari hasil pemeriksaan tim medis dan olah TKP kepolisian tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Miyo murni meninggal dunia karena gantung diri yang ia lakukan. Korban sudah kami serahkan pada pihak keluarga,”Pungkasnya. (MJ-303)

Tags: