Tidak Paham Lokasi, Terduga Pelaku Pencurian Masuk Jurang

PicsArt_08-08-06.52.57

Purbalingga – mediajateng.net

Polsek Mrebet beserta warga mengevakuasi seorang pria yang ditemukan berada di jurang wilayah Desa Serayukaranganyar, Kecamatan Mrebet, Purbalingga, Senin (7/8/2017) malam

Pria tersebut diduga sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan yang beraksi pada dini hari di rumah korban bernama Solikhin (54) warga Desa Serayukaranganyar RT 3 RW 2 Kecamatan Mrebet. Lokasi jurang berjarak 200 meter dari rumah Solikhin.

Kapolsek Mrebet AKP Imam Sutiyono mengatakan bahwa setelah mendapatkan laporan warga, pihaknya mendatangi lokasi pria yang ditemukan berada di jurang wilayah Desa Serayukaranganyar. Selanjutnya melakukan evakuasi dan membawanya ke rumah sakit. Identitas pria tersebut diketahui bernama Rianto (37) warga Desa Pekaja RT 2 RW 2, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas.

“Pria yang ditemukan di jurang diduga merupakan pelaku pencurian dengan kekerasan di rumah Solikhin. Saat ditemukan, ada barang bukti uang hasil curian serta benda lain yang digunakan untuk melancarkan aksinya,” jelas kapolsek.

IMG-20170808-WA0001

Kapolsek menambahkan, berdasarkan keterangan Solikhin, kejadian pencurian terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Saat dia sedang tertidur mendengar suara berisik di sebelah kamar tidurnya. Saat dilakukan pengecekan dijumpai seorang tidak dikenal ada di dalam kamar tersebut.

Mengetahui aksinya dipergoki, pelaku kemudian memukul Solikhin dengan linggis dan meminta menunjukkan tempat penyimpanan uang. Setelah mengambil uang sebesar Rp. 18 juta kemudian pelaku pergi.

Saat ada pria ditemukan di jurang pada pagi harinya, Solikhin yang turut melihat kejadian mengenali bahwa pria tersebut adalah orang yang mencuri di rumahnya. Karena saat beraksi pelaku tidak menggunakan penutup wajah.

“Diduga pelaku tidak paham medan sehingga saat kabur setelah beraksi dirinya masuk ke jurang sedalam 15 meter yang tidak jauh dari lokasi pencurian,” jelas Kapolsek.

Dari kejadian tersebut, polisi mengamankan sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi R-6424-NA warna merah yang diduga sebagai alat transportasi pelaku. Selain itu diamankan juga linggis kecil ukuran 30 centimeter, uang tunai sebanyak Rp. 4.083.000 dan botol minuman berisi cairan cabe yang di modifikasi menjadi alat semprotan.

Setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Goeteng Tarunadibrata Purbalingga ,terduga pelaku pencurian meninggal dunia. Hal ini disebabkan karena luka yang cukup parah di bagian kepala. Luka tersebut diduga akibat terbentur bebatuan di dasar jurang.

Jenazah pria tersebut kemudian diserahkan kepada pihak keluarganya. Sedangkan kasus pencurian dengan kekerasan masih dilakukan penyelidikan mendalam.

“Walaupun terduga pelaku meninggal dunia, kita masih melakukan penyelidikan terhadap kasusnya. Hal ini untuk mengetahui apakah ada pelaku lain yang ikut beraksi di rumah korban. Sejumlah saksi kejadian pencurian juga masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Kapolsek. (MJ-303)

Tags: