Dukung Sudirman Said , Haji Lulung akan terapkan strategi yang sama dengan Pilgub DKI

20170730_194032-1152x864

Semarang,Mediajateng.net- Gelaran Pilgub Jateng 2018 ternyata menarik minat Tokoh tokoh Ibukota untuk turun gunung, tak hanya sebagai Bakal Calon.namun juga sebagai tim pemenangan bagi bakal calon Gubernur.

Salah satu Tokoh ibukota tersebut adalah Abraham Lunggana atau lebih dikenal sebagai Haji Lulung.Mantan Ketua DPW PPP DKI tersebut ikut hadir dan memberi pemaparan dalam pertemuan bertajuk “Silaturrahim menggagas masa depan baru Jawa Tengah”  yang digelar Bakal Calon Gubernur Sudirman Said, Minggu (30/7) di Rumah Pembaharuan Jl.Borobudur utara IX Semarang.

 

Dalam pemaparannya Haji Lulung berbagi pengalamannya saat turut serta pada pemenangan Paslon Gubernur DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno. “Saat itu pada putaran kedua, saya ditugaskan untuk menggarap wilayah wilayah  dimana Ahok-Djarot menang. Kunci pemenangan Anies-Sandi kemarin adalah jejaring partai dan relawan yang merata di semua wilayah,” jelas Haji Lulung.

 

“Pernah dalam 1 Malam kami melaksanakan konsolidasi serentak di 10.000 titik se DKI. Jadi saya harap hadirin yang hadir pada malam ini mampu untuk membuat jejaring relawan yang solid,” Tegasnya kepada ratusan relawan yang hadir.

 

Sudirman Said ketika ditanya kesiapannya untuk menghadapi Pilgub Jateng 2018 menyatakan siap dan optimis. ” Saya sudah berkomunikasi dengan Petinggi beberapa partai baik tingkat nasional maupun daerah. Beberapa saat lalu saya sudah bertemu Pak Prabowo dan mohon ijin untuk menjajaki kemungkinan Maju melalui Gerindra dan Beliau mempersilahkan saya untuk menjalin Komunikasi dengan Wilayah,” jelas Sudirman.

 

“Saya juga sudah menghadap Pak JK (Jusuf Kalla). Sebagai tokoh Nasional sekaligus Wakil Presiden Pak JK banyak memberi wejangan dan motivasi yang membuat saya semakin mantap maju pada Pilgub Jateng ini,” Pungkas Sudirman Said.

 

Haji Lulung ketika ditanya mengenai kondisi Demografi  DKI dengan Jawa Tengah yang sangat berbeda sehingga apakah akan menggunakan strategi yang sama dengan Pilgub DKI kemarin menjawab dengan tegas bahwa harus menggunakan strategi yang sama.

 

” Ya harus sama, strategi kita adalah kita dorong secara optimal partisipasi aktif segmen masyarakat yang menjadi pemilih potensial kita dengan semangat memilih pemimpin baru untuk perubahan” pungkasnya (MJ.101)