Rumah Sengaja Saya Bangun Ditepi

IMG_20170724_080011

SEMARANG- mediajateng.net

Dengan cekatan, Sutarso mengikatkan benang diatas tembok batako yang dibuatnya sejak sepekan lalu.
Benang yang dijadikan tali kelot untuk menyamakan ketinggian dibentangkan diantara dua besi tulangan beton. “Ini sedang membuat papan bugesting agar nanti pas dilakukan pengecoran adonan semen tidak lari kemana-man,” ungkap Sutarso, saat ditanya tentang kegiatanya.

Pemasangan papan bugesting diperlukan, lantaran pembangunan rumahnya sedang dalam tahap akhir.

“Ini tinggal pasang beton penahan, setelah kering sudah bisa dipasang atapnya dan rumah bisa ditempati kembali,” ungkap Sutarso yang harus tinggal sementara ditenda plastik.

Hal yang membanggakan, tambah dia, dengan tenaga yang dibntu dari TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dirinya bisa membangun rumah hanya dalam waktu kurang dri sebulan.

“Sekarang rumah saya tidak kayu lagi, dan sudah jadi tempok kokoh seperti rumah tetangga lainnya,” ungkapnya sembari menunjukan rumah tetangganya.

Lokasi pembangunan, sengaja dipilih disisi tepi. “Biar nanti jika dua anak saya sudah dewasa tinggal bangun 1 rumah lagi disampingnya. Sekalian persiapan bagi waris,” tambahnya sembari menyempurnakan ketinggian ukuran yang diinginkan.

Pembangunan rumah layak huni, selama pelaksanaan TMMD, dilkukan disebanyak 20 rumah kurng layak.

“Rumah dibangun menggunakan dana yang bersumber dari APBD pemkot dan Baznas. Tenaga menggunakan tenaga anggota sehingga tidak mengeluarkan biaya,” ungkap Kapten Sujono, perwira lapangan TMMD Kodim 0733/BS Semarang.

Dengan kekuatan anggota, maka pekerjan bisa dilakukan lebih cepat dibanding waktu yang diperkirakan.

“Diharapkan sebelum penutupan TMMD warga sudah bisa menempati rumahnya kembali,” tambah Kapten Sujono (MJ-505)

Tags: