Berjualan 11 Tahun,3 Penjual Senjata Api Ilegal Lintas Privinsi Dibekuk

IMG_20170710_141116

Semarang – mediajateng.net

Petugas Subdit 1 Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Resese Kriminal Umum Polda Jateng menyita 46 Senjata Api dari berbagai jenis beserta 948 amunisi dari tiga orang tersangka lintas Provinsi.

Tiga orang tersangka ini memperjual belikan Senjata Api dan rakitan ini melalui media Sosial dan sudah berlangsung selama 11 tahun. Mereka ditangkap di rumahnya masin masing pada bulan mei 2017 yang lalu

IMG_20170710_141257

Dari keterangan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono pertama kali petugas menangkap Erwan Setiyanto warga Sukoharjo. Dari tanganya disita 3 Senpi berikut amunisi. Dari keterangan Erwan Setiyanto ini mengarah kepada Rudi Hartono

” penyuplai Erwan ini ternyata berada di kota Cirebon Jawa Barat. Dari penggerebekan di rumah Rudi Hartono ditemukan 5 senjata api berikut amunisi. Dan dari keteranganya kita lakukan penggerebekan di kawasan Jakarta Timur,” ungkap Condro yang didampingi Kabid Humas Kombes Djarod Padakova Senin (10/7).

IMG_20170710_141158

Condro menambahkan dari penggerebekan di Jakarta Timur ditemukan 38 senpi dan amunisi dari berbagai jenis berikut alat untuk meng-uprgade senjata khusus Air Sofgun . Sedangkan para tersangka ini mengirimkan barang tersebut melalui paket titipan kilat.

” dengan ditemukan alat upgrade senjata ada indikasi usaha jual beli senpi ilegal ini sudah lama dan ter sistematis,” imbuh mantann Kakorlantas Polri.

Saat ditanya apakah ada keterkaitan jaringan teroris mapun aparat yang melakukan jual beli senpi ilegal, Irjen Condro Kirono akan melakukan pendalaman Sementara dari keterangan penyidik Subdit 1 Keamanan Negara Ditreskrimum menyebutkan harga senpi ilegal ini dijual belikan dari harga Rp. 1.5 juta (pen gun) hingga Rp.120 juta (makarov).

Selanjutnya ketiga tersangka ini dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negri Semarang karena pemberkasan sudah lengkap atau P21. (MJ-303)

Tags: