Pengamat : Pilgub Jateng Lebih Menarik Jika Terjadi Head To Head

IMG_20170503_144927

SEMARANG,Mediajateng.net

Geliat pemilihan Gubernur Jawa Tengah 2018 mendatang yang tidak sedinamis di Jawa Barat dan Jawa Timur menjadi perhatian khusus beberapa pihak.hal tersebut jeli dilihat oleh FWPJT ( Forum Wartawan Pemprov DPRD Jawa Tengah ) yang menyelenggarakan diskusi bertajuk Berebut Kursi Jateng 1 yang diselenggarakan Rabu (3/5) di Sixteen8 hall Jl.Ki Mangunsarkoro Semarang.

Dalam diskusi yang dimoderatori oleh Teguh Hadiprayitno Ketua IJTI ( Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) Jateng tersebut, selain dihadiri tokoh tokoh kunci Partai di tingkat Jawa Tengah seperti Ferry Wawan Cahyono Sekretaris DPD Golkar Jateng, Hendri Wicaksono Sekretaris DPW PKB Jateng, Sukawi Sutarip mantan Ketua DPD Demokrat Jateng, Sriyanto Saputro Ketua Desk pilkada Gerindra Jateng , Bona Ventura Wakil Ketua DPD PDIP Jateng juga M Yulianto pakar komunikasi politik FISIP UNDIP.

Dalam diskusi tersebut Yulianto menyatakan bahwa sebagai Partai dominan di Jawa Tengah, PDIP diprediksi akan mengusung Cagub dan Cawagub dari internal dan tidak akan mengusung Kader Partai lain.” Saya Haqul Yakin Ibu Mega pasti akan memasang kader PDIP sendiri baik di Posisi Cagub maupun Cawagub.terlepas siapa calonnya, Hanya Ibu Mega sendiri yang tahu” ujar Yulianto.

Selain itu,Menanggapi mulai bermunculannya Calon calon Gubernur dari beberapa partai, Yulianto menyarankan Partai partai diluar PDIP untuk berkomunikasi intens agar bisa tercipta koalisi besar yang solid. ” Berdasar pengalaman masa lalu, PDIP akan mengusung pasangan dari kader internal dan Kecenderungannya PDIP akan menjatuhkan rekomendasinya pada injury time jelang pendaftaran.jadi untuk partai partai lain tidak usah terlalu berharap untuk menyandingkan kadernya untuk berpasangan dengan kader PDIP di Pilgub Jateng ini.” Terang Yulianto.

Partai lain di luar PDIP akan lebih menarik jika mampu menciptakan poros koalisi di luar PDIP dan mengerucutkan kepada satu pasangan calon saja yg mampu bersaing baik secara figur maupun finansial. Karena jika Pasangan calon yg berlaga lebih dari dua maka peluang pasangan calon yang diusung oleh PDIP lebih berpeluang menang.

” Jadi kunci agar pilgub Jateng ini bisa berjalan dengan menarik dan mampu menyedot perhatian masyarakat adalah Partai partai diluar PDIP harus bisa berkoalisi mengusung satu pasangan calon alternatif yang bisa mengimbangi secara figur dan finansial untuk bertarung head to head dengan pasangan calon yang diusung PDIP ” pungkas Yulianto. (MJ.101)

Tags: