Selain Lokalisasi, Ini Titik Titik Prostitusi Liar Di Semarang

PSK

SEMARANG,Mediajateng.net– Prostitusi di Kota Semarang, tidak semata-mata dilakukan di (SK) Sri Kuncoro atau Sunan Kuning dan Gambilangu (GBL), namun prostitusi liar juga tersebar di beberapa titik.

Dari sisi timur, sebut saja lokasi pinggiran Polder Tawang, sejumlah penjaja sek komersial juga setiap malam mangkal di tempat remang-remang yang tidak jarang dengan kamuflase sebagai tempat jualan pedagang kaki lima (PKL).Kemudian di kota lama, sepanjang jalan satu arah dari Polder tawang menuju Polsek Semarang Utara berjajar sejumlah PSK berusia lanjut.

Bergeser Ke sisi selatan lagi, keberadaan Kali Banjir Kanal Timur yang di tahun 1993 hanya di kuasai prostitusi Kandang Kebo (karena menempati bekas kandang kebo di bantaran sungai) prostitusi liar terdapat di di bawah jembatan Citarum terdapat lokasi prostitusi bernama Rambo yang berlokasi bawah jembatan Citarum, masih satu jalur jalan ke arah selatan di ujung jalan Barito terdapat prostitusi Tanggul Indah (TI).

Prostitusi yang beberapa waktu lalu sempat di bongkar oleh Pemkot Semarang, saat ini beroperasi kembali. Bahkan, keberadaan karaoke sebagai pelengkap hiburan banyak berada di sekitar tempat prostitusi yang menggunakan kamar berukuran sekitar 1,5 x 1,5 meter. Tidak saja di tanggul, namun di sudut jembatan tepatnya di samping jalan tembus kantor Djarum prostitusi liar juga banyak digunakan sebagai tempat mangkal sejumlah pekerja sek komersial termasuk para waria.

Bergeser ke sekitar stasiun Semarang Poncol tepatnya di sepanjang Jalan Imam Bonjol, keberadaan PSK jalanan yang banyak dikenal sebagai gadis matic bahkan melebar ke jalan Tanjung.

“Praktek Prostitusi sebenarnya sangat banyak modusnya,maka penutupan lokalisasi tanpa solusi konkrit hanya akan memindahkan prostitusi ke jalanan dan tempat lainnya” jelas Ari Istiyadi Ketua LSM Lentera ASA (MJ.070)

Comments are closed.