BANJARNEGARA, Mediajateng.net- Setelah dilakukan pembahasan LKPJ kepala daerah tahun 2018, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Banjarnegara, memberib apresiasi positif atas capaian yang sangat baik dalam pembangunan tahun 2018.

Hal ini diungkapkan dalam rekomendasi DPRD atas LKPJ tahun 2018, dalam sidang Paripurna, Jumat (22/3).

Dalam laporan rekomendasi yang dibacakan, wakil ketua DPRD Kabupaten Banjarnegara, Bambang Prawoto Sutikno, menyebutkan, pelaksanaan pembangunan tahun 2018 telah memberikan kontribusi berarti dalam meningkatnya aspek kesejahteraan masyarakat.

Hal ini dibuktikan dengan adanya pertumbuhan ekonomi dan IPM dari 65,86 menjadi 66,53 persen, termasuk perkembangan PDRB dari 20.369.259 menjadi Rp 22.660.337.

Tak hanya itu, angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 17,21 persen di tahun 2017 menjadi 15,46 persen di tahun 2018.

“Di sektor pertanian, juga terdapat pertumbuhan yang sangat positif. Seperti, komoditas padi ladang, kacang tanah, sayur, serta beberapa komoditas holtikultura,” katanya.

“Namun, masih ada yang perlu ditingkatkan lagi. Khususnya dalam bidang peternakan,” tambahnya.

Untuk sektor perikanan, pertumbuhan sangat positif, namun untuk populasi ternak mengalami pertumbuhan negatif dibanding tahu n 2017.

“Seperti ternak jenis sapi perah, sapi potong dan jenis ternak lain. Namun, untuk ternak puyuh mengalami trand positif sama seperti sektor lain,” katanya.

Membaiknya kondisi ruang kelas untuk pendidikan sekolah dasar dari 3.764 menjadi 3.832 ruang. Yang baik.

“Jumlah ruang kelas rusak semakin sedikit, ini trans yang sangat baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Banjarnegara,” tambahnya.

Sesuai dengan target Bupati dalam pembangunan infrastruktur, tentu saja pada sektor ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

“Kenaikan kondisi jalan mantap dari 663.463 kilometer menjadi 680.553 kilometer atau 72,5 persen. Artinya, saat ini jalan rusak di Banjarnegara tinggal 27,5 persen atau 258.140 kilometer,” tambahnya.

“Dari hasil pembahasan tersebut DPRD memberikan rekomendasi agar kedepannya menjadi lebih baik lagi. Beberapa rekomendasi tersebut yakni perlunya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, sehingga dapat berkontribusi terhadap penurunan ketimpangan wilayah,” imbuhnya.

Pemerintah juga perlu lebih menggenjot lagi sektor UMKM, industri pariwisata.

,”Selain itu, untuk sektor pertanian, khususnya perternakan perlu didorong lagi agar tumbuh positif seperti perikanan dan perkebunan,” tambahnya.

Serta perlu adanya peningkatan berkesinambungan, terhadap peningkatan SDM dan memanfaatkan bonus demografi dengan menciptakan lapangan kerja seluas-luasnya.mj/50