Bupati Grobogan Resmikan Jalan Kradenan – Dalen
GROBOGAN, Mediajateng.net- Jalan terjal berbatu dan berlumpur tidak lagi dikeluhkan wisatawan yang hendak menikmatinkeindahan Waduk Nglangon.

Buka karena ketidak pedulian warga. Namun kini masyarakat yang hendak berwisata ke Waduk Nglangon, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, tidak perlu khawatir lagi.

Pasalnya, akses menuju ke tempat wisata tersebut sudah diperbaiki dengan anggaran senilai Rp 27,1 Miliar. Pembangunannya membutuhkan waktu dua tahun, yakni sejak 2016 dan selesai pada 2018.

Kepada Mediajateng.net, Jumat (1/3) dijelasksn, meski kondisinya sudah layak, namun perbaikan jalur tersebut belum sepenuhnya selesai.

Dari total sepanjang 18,48 km ini, baru ditangani sepanjang 10,452 km. Sisa dari yang belum diperbaiki tersebut akan dialokasikan pada 2020 mendatang.

Bupati Grobogan, Sri Sumarni, mengungkapkan, perbaikan infrastruktur jalur Kradenan-Dalen ini secara langsung dapat meningkatkan roda perekonomian warga setempat. Hal itu dikatakannya usai meresmikan jalan baru tersebut, Selasa (29/1/2019).

“Pemerintah Kabupaten Grobogan berkomitmen untuk meningkatkan dan melakukan percepatan pembangunan. Bahkan, dana alokasi yang diterima tidak terfokus pada infrastruktur saja. Peningkatan kualitas pendidikan serta pengentasan kemiskinan menjadi prioritas kami,” kata orang nomor satu di Kabupaten Grobogan tersebut.

Dijelaskan Sri Sumarni, sampai tahun 2018, semua jalan di Kabupaten Grobogan yang berkondisi baik sudah mencapai 72 persen. Ia menargetkan di akhir masa jabatannya dapat meningkat 84 persen. Tidak hanya perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Grobogan. Namun, beragam penataan kota juga sudah dilakukannya.

“Capaian 72 persen ini kalau digelar panjangnya seperti Purwodadi-Brebes. Kami juga berupaya untuk mempercantik perkotaan. Harapannya, Kabupaten Grobogan tidak tertinggal dengan daerah lain. Dan di akhir masa jabatan nanti, yaitu 2021, kami menargetkan 84 persen. Tetapi kami upayakan dapat mencapai 90 persen,” jelas ibunda dari Indri Velawati ini.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Grobogan, Een Endarto menjelaskan, perbaikan jalan Kradenan-Dalen ini menggunakan sumber dana dari Bantuan Provinsi, Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan pinjaman.

“Total seluruh anggaran yang dipergunakan dari tahun 2016 sampai 2018 yakni Rp 27,1 Miliar. Sementara, ruas jalan yang belum tertangani rencananya akan dialokasikan pada 2020. Di tahun 2019 tidak kami alokasikan, karena kami akan mengalihkannya untuk akses jalan yang lain,” tutup Een.

Tidak saja jalan, namun wisata lain seperti wisata kuliner Kalongan yakni wisata yang berorientasi masa kerajaan yakni menengnakan bambu sebagai alat transaksi juga dikenalkan Bupati.

Pasar Papringan Kalongan menjadi aset wisata lama yang dihidupkan kembali dengan tujuan memberi warna bagi dunia patiwisata Kabupaten Grobogan.mj/Ag