SEMARANG, mediajateng.net, – Sebanyak 15 peserta akan mengikuti final Audisi Bintang Gemilang Semarang di Plaza Goa Kreo, Minggu (28/4). Menurut panitia penyelenggara, Ali Khan, total peserta yang mendaftar audisi sebanyak 125 orang. Mereka tidak hanya dari Kota Semarang, melainkan banyak juga dari Kendal, Pekalongan, Pemalang dan wilayah pantura lainnya.

“Audisi sudah dilakukan pada tanggal 18 April 2019 di Gedung Serba Guna Balaikota. Kalau lihat dari jumlah peserta, menutut kami sudah menunjukkan antusiasmenya cukup tinggi. Apalagi mereka banyak dari lulusan akademi dangdut tingkat nasional yang diselenggarakan TV swasta. Suaranya bagus-bagus,” ujarnya saat ditemui disela-sela persiapan final, Jumat (26/4).

Tujuan diselenggarakan acara ini kata Ali, untuk menghidupkan kembali musik melayu yang telah lama menjadi ciri khas musik Kota Semarang. Menurutnya, era tahun 1970-an musik melayu mencapai zaman keemasan dengan lahirnya penyanyi A. Rafiq yang tinggal di kampung Pekojan Semarang.

“Seperti kita tahu perkembangan musik melayu saat ini, terutama di Kota Semarang semakin turun dan hampir ’tenggelam’. Padahal banyak musisi dan penyanyi dangdut melayu dari Semarang Maka dari itu perlu disosialisasikan dan dilestarikan, salah satunya dengan menggelar event-event dan festival musik dangdut melayu,” kata Ali Khan yang juga sebagai Ketua Forum Komunitas Musik Melayu (FKMM) Jateng ini.

Pihaknya berharap dengan sering dilakukan sosialisasi, musik melayu semakin diterima kalangan anak muda sekarang ini. Masyarakat luas juga makin faham dan terdorong untuk melestarikan musik melayu ditengah serbuan genre musik masa kini.

Ali menjelaskan juga Audisi Bintang Gemilang Semarang merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Jadi Kota Semarang Ke 472. Oleh karena itu lokasi finalnya di selenggarakan di Plaza Goa Kreo, sesuai arahan dari Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

“Finalis yang menjadi Juara akan akan memperebutkan Piala Walikota Semarang untuk Juara 1,2 dan 3 lalu Juara Harapan 1,2 dan 3 serta Juara Favorit. Dengan demikian kedepan akan terus muncul penyanyi, musisi dan generasi penerus pecinta musik melayu,” harapnya. (ot/mj)