DEMAK, Mediajateng.net – Jelang Natal dan Tahun Baru, Polres Demak melakukan operasi penyakit masyarakat (Pekat). Hasilnya, 142 premann jalanan dan 2.871 botol miras berhasil diamankan. Selain miras, ribuan petasan beserta obat petasan, tersangka judi togel, dan 142 preman, juga diamankan oleh jajaran Polres Demak, pada operasi cipta kondisi itu.

Selain mengamankan pelakunya, Polres Demak juga mengamankan seluruh barang bukti yakni sebanyak 2.871 miras, uang tunai Rp 2,769 juta, beberapa bendel kupon togel, 9 buah HP, dan ribuan petasan, serta obat petasan.

Kapolres Demak, AKBP Maesa Soegriwo, menyatakan bahwa, semua hasil razia dan sitaan itu, diperoleh dari sejumlah tempat di Kabupaten Demak.

“Miras ini kita dapatkan dari operasi pekat di Sayung, Mranggen dan Demak Kota. Selain itu juga hasil razia jajaran polsek-polsek yang melakukan operasi cipta kondisi di wilayahnya masing-masing,” kata Maesa yang didampingi Kasatreskrim Polres Demak, AKP Tri Agung, saat gelar perkara di Mapolres Demak, Rabu (20/12).

Lebih lanjut Maesa menambahkan, jelang perayaan malam pergantian tahun baru, banyak oknum yang menjual dan mengonsumsi miras, meski mereka sudah tahu akan tetapi tetap melakukannya. Termasuk menjual dan membunyikan petasan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Tidak hanya penjual, tetapi siapapun, mulai dari penjual, pembeli, dan orang yang menyalakan petasan akan kami proses, meski hal ini sudah menjadi tradisi, kami akan tetap bertindak tegas, agar Demak semakin menjadi kota yang kondusif, jelang Natal dan Tahun Baru nanti,” tandasnya.

“Kami akan intens melakukan operasi menjelang perayaan, dan bahkan sesudah adanya perayaan Natal dan Tahun Baru ini,” jelasnya.

Sementara itu, untuk pelaku judi togel dan penjahat jalanan diamankan jajaran Polres Demak di sejumlah tempat di Kota Wali ini. “Judi masih menjadi kasus terbanyak. Kami telah amankan 7 tersangka judi togel. Untuk penjahat jalanan, ada 142 preman yang kami amankan, mereka ini sangat meresahkan warga Demak,” pungkasnya. (MJ-012)

2 KOMENTAR

Comments are closed.