SEMARANG – mediajateng.net

14 tersangka Taruna Akpol yang sudah ditetapkan sebagai tersangka terkait penganiayaan yang mengakibatkan Brigdatar Mohammad Adam (19), taruna tingkat II Akedemi Kepolisian (Akpol) Semarang tewas, hari ini mualai diperiksa secara bersamaan di ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng, Minggu (21/5) sekitar pukul 15.00 hingga malam.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik ini dilakukan secara tertutup. Dari informasi yang didapat satu tersangka didampingi oleh satu pengacara. Adapun pengacara yang berjumlah 14 orang itu sudah ditunjuk oleh Polda Jateng untuk melakukan pendampingan hukum.

“Kami ditunjuk untuk melakukan pendampingan hukum kepada para taruna yang berstatus tersangka itu,” ungkap Joko Tirtono, salah satu pengacara dari 14 taruna, saat berada di Mapolda Jateng.

Adapun, lanjut dia, pendampingan tersebut juga untuk memberikan support kepada para tersangka supaya mental mereka kuat dalam menjalani proses hukum itu.

“Kami juga berharap kejadian ini tidak terulang lagi,” jelasnya.

Pemeriksaan sebagai tersangka hari imi dilakukan untuk mengetahui terkait kronologis kejadian tersebut dan peran dari masing-masing tersangka secara detail.

Tersangka dijerat Pasal 170 subsider 351 ayat 3 jo Pasal 55 dan 56 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (MJ-303)