Wonogiri – mediajateng.net

Jajaran Polsek Wonogiri Kota pimpinan Kapolsek AKP Surono, bersama tim medis dari Puskesmas Wonogiri Kota, Selasa (21/11), melakukan penanganan kasus tewasnya Nenek Mukiyem (80), yang nekat bunuh diri memakai pisau dapur.

Kasus ini, sempat menggegerkan warga Dusun Jajar, Desa Sendang, Kecamatan dan Kabupaten Wonogiri. Saat ditemukan, korban tergeletak tewas di samping kamar mandi rumah Widodo, dengan kondisi perut luka sobek oleh pisau, dan ususnya terburai ke luar.

Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora, mengatakan, korban adalah penduduk Dusun Jajar RT 04/RW 03, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.

“Mukiyem ditemukan tewas mengenaskan pada pukul 05.00. Pagi itu, dia pamit ke kamar mandi, tapi lama tidak kunjung kembali ke dalam rumah. Curiga telah terjadi sesuatu, Yani putri korban, kemudian berusaha mencarinya,”ungkap Tora

Lanjut Tora, betapa kaget Yani, ketika menemukan korban tergeletak berlumuran darah di dekat kamar mandi. Temuan ini, segera diberitahukan ke suaminya, Widodo (60), dan dilaporkan ke pamong desa serta diteruskan ke Polsek Wonogiri Kota.

Saat ditemukan, posisi pisau masih menancap di perut bagian kanan. Pemicu dia nekat mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri memakai pisau dapur tersebut, masih diselidiki petugas. Pihak keluarganya menyatakan, diduga dia putus asa merasa enggan hidup, setelah ditinggal mati suaminya. Kematian suaminya, berlangsung sekitar setahun yang lalu. Sejak itu, Mukiyem, berperilaku tidak seperti biasanya, dia suka melamun dan merasa bersedih hati.

Tim medis Puskesmas Wonogiri Kota pimpinan dokter Hidayati, bersama petugas kepolisian yang melakukan pemeriksaan, tidak menemukan tanda-tanda mencurigakan pada mayat korban. Disimpulkan, Nenek Mukiyem tewas karena bunuh diri memakai pisau dapur. Pihak keluarga menolak korban untuk dioutopsi, dengan membuat surat pernyataan bermeterai. Seusai pemeriksaan, mayat korban diserahkan ke pihak keluarganya untuk dimakamkan.

Polisi mengamankan sebilah pisau dapur yang dipakai korban untuk alat bunuh diri. Juga meminta keterangan kepada saksi, yakni Ny Yani dan Widodo, sebagai orang yang paling awal menemukan korban.(MJ-303)