Semarang – mediajateng.net

Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Jateng bersama Badan Pengelolan Pendapatan Daerah (BPPD) secara resmi membuka Samsat Keliling malam hari bertempat di Transmart Srondol pada Rabu (30/8).

Samsat keliling yang dibuka mulai pukul 17.00 ini diperuntukan bagi masyarakat yang tidak sempat membayae pajak kendaraan bermotor pada siang hari.

Saat ini Samsat keliling melayani pembayaran pajak di malam hari di wilayah Unit Pengelola Pendapatan Daerah (UPPD) Semarang II yakni wilayah Banyumanik dan sekitarnya.

IMG_20170831_151901

Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Bakharudin memahami kesibukan masyarakat di saat jam kerja membuat enggan untuk membayar pajak saat jatuh tempo.
Oleh karena itu pihaknya memberikan pilihan pembayaran pajak dapat dilakukan di luar jam kerja.

” Bila kita meninggalkan pekerjaan tentunya tidak etis. Oleh karena itu kami menyiapkan Samsat Keliling di malam hari,” ujarnya

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Jawa Tengah, Ihwan Sudrajad menambahkan target pendapat pajak di wilayah UPPD Semarang II yaitu Rp 208 Miliar. Namun realisasi pendapatan pajak pembayaran kendaraan bermotor masih dibawah tahun 2016.

“Tahun lalu sekitar Rp 122 miliar. Seharusnya kalau kita mengikuti pergerakan yang lain sudah Rp 146 miliar. Sampai saat ini masih Rp 24 miliar yang belum bayar,” ungkapnya

Ihwan menilai tunggakan pajak kendaraan bermotor berjumlah Rp 24 miliar sangatlah memalukan. Hal ini dikarenakan wilayah UPPD Semarang II merupakan masyarakat menengah keatas.

” Masak kalah dengan Pedurungan. Selain itu di sini banyak Plat Jakarta. Jadi dihimbau kendaraan yang menggunakan plat luar provinsi dapat di mutasi ke sini,” katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut pihaknya mendekatkan diri dengan membuka pelayanan Samsat di malam hari. Pelayanan samsat malam dibuka dari Pukul 17.00 hingga 21.00.

“Kami juga siapkan buser untuk menjemput mobil mewah yang belum membayar pajak,” pungkasnya. (MJ-303)