Semarang – mediajateng.net

Selama Operasi Jaran Candi yang digelar 20 hari, jajaran Polrestabes Semarang berhasil mengamankan barang bukti 48 unit sepeda motor hasil curian. Selain motor, 1 unit truk juga ikut menjadi barang bukti.

Sedangkan pelaku yang diamankan sebanyak 14 orang terdiri dari pelaku dan penadah. Kapolrestabes Semarang, Kombes Abiyoso Seno Aji mengatakan, para pelaku ini seluruhnya beraksi di wilayah hukum Polrestabes Semarang.

“Barang bukti juga sempat ada yang dibawa ke wilayah kabupaten Semarang dan sekitarnya, diamankan dari situ juga,” tandasnya saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Jumat (18/8)

Modus yang dilakukan, lanjut Abi, masih sama dengan aksi tindak pindana pencurian sepeda motor. Yakni dengan menggunakan kunci letter T untuk merusak lubang kunci.

“Operasi Jaran Candi 2017 ini digelar sejak 27 Juli – 15 Agustus, meski begitu kinerja dari kami tak akan berhenti dan akan terus mengungkao dsn menangkap pelaku kejahatan,” ujarnya

Abi menghimbau kepada masyarakat, apabila ada yang merasa kehilangan sepeda motor, harap bisa mendatangi Polrestabes, untuk memeriksa apakah ada motor yang petugas temukan.

“Bisa ke kantor dan bawa surat surat lengkap, saya tegaskan tidak dipungut biaya,” himbaunya.

Untuk para tersangka tindak pidana pencurian tersebut akan dijerat dengan Pasal 362, 363, dan 365 KUHP tentang pencurian. Sedangkan untuk penadah, akan dikenakan pasal 480 KUHP. ( MJ-303 )