Semarang – mediajateng.net

Pertumbuhan perbankan syariah di wilayah Jawa Tengah, selama tahun 2017, terbilang masih cukup menggembirakan diatas rata – rata angka pertumbuhan nasional. Hal ini disebutkan Kepala Otoritas Jasa Keuangan – OJK Kantor Regional III Jawa Tengah – Daerah Istimewa Yogyakarta, Moch Ihsanuddin, di Hotel Gumaya Semarang.

“Indikatornya adalah masyarakat kini semakin sadar akan manfaat dari yang diberikan oleh perbankan syariah. Bukan hanya didorong adanya sosialisasi, akan tetapi juga dari contoh sudah banyak yang memakai layanan syariah.” kata Ihsan

Lebih lanjut OJK Kantor Regional III Jateng – DIY ini mengatakan pertumbuhan market share perbankan syariah di jawa tengah kini mampu mencapai angka 5,20 persen dibandingkan secara nasional yang berkisar di angka 5 persen. Meski terlihat tumbuh, namun pertumbuhan sektor perbankan syariah masih belum terlihat cukup signifikan. Faktor pengaruh perekonomian global menjadi penghambatnya.

“Belum ada tanda – tanda kebangkitan ekonomi global hingga kini.” tegasnya
Pertumbuhan ekonomi negara China dan India masih mendominasi perekonomian global saat ini. Sayangnya dari pertumbuhan yang semestinya diatas 10 persen, kini justru di posisi dibawah 10 persen. (MJ-303)