Purbalingga – Mediajateng.net

Polsek Kejobong berhasil mengungkap kasus pencurian emas dengan menangkap dua pelaku yakni KD (55) warga Desa Tunjungmuli RT 3 RW 9 Kecamatan Karangmoncol, Purbalingga dan AJ (26) warga Desa Pandu Senjaya RT 19 Kecamatan Pangkalan Lada, Kotawaringin Barat Kalimantan. Dari tangan kedua tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa uang hasil sisa penjualan emas eejumlah Rp. 950 ribu.

Kapolsek Kejobong, AKP Yanis Sri Purbono mengatakan, kedua pelaku melakukan pencurian emas di rumah Sri Murni Dwi Saputra, warga Desa Pangempon RT 20 RW 10 Kecamatan Kejobong. Dari aksinya, kedua pelaku berhasil menggondol gelang emas dan cincin emas yang ditaksir senilai Rp 7,6 juta.

Menurut kapolsek, kronologi pencurian berawal saat korban keluar rumah untuk membantu memasak dan pintu depan rumah terkunci serta pintu samping rumah tidak terkunci, sekira jam 12.30 Wib, Senin (22/5/2017). Saat korban pulang ke rumah dan membersihkan lantai, ia terkejut karena pada saat membersihkan kolong tempat tidur mendapati kotak perhisan berada bukan pada tempatnya.

“Setelah dilakukan pengecekan ternyata perhiasan milik korban berupa gelang dan cincin beserta surat-surat nya tidak hilang. Kemudian korban menghubungi Toko Emas Karya Purbalingga guna mengecek perhiasan yang hilang tersebut,” ucap kapolsek melalui rilis yang dikirim ke mediajateng.net sabtu (27/5)

Dari keterangan toko emas menjelaskan bahwa ada dua orang laki-laki yang telah menjual perhiasan dimaksud. Selanjutnya korban diminta untuk cek CCTV di toko emas.

Kapolsek menambahkan bahwa setelah korban melihat CCTV di Toko Emas Karya, ia mengenali orang yang menjual perhiasan tersebut karena sering bermalam dirumah tetangganya. Kemudian korban melapor ke Polsek Kejobong.

“Setelah kami mendapat laporan korban, kami kemudian melakukan penyelidikan dan akhirnya berhasil melakukan penangkapan terhadap dua orang pelaku pencurian emas tersebut,” tutur Yanis.

Yanis menambahkan, modus kedua pelaku dalam aksinya yakni, pelaku masuk ke rumah korban saat rumah kosong ditinggal pemiliknya. Setelah masuk kemudian mengambil barang berharga yang ada.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku sudah diamankan di tahanan Polres Purbalingga. Keduanya dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (MJ-303)